100 Persen Teraliri Listrik, Perjuangan Senyap Sutan Riska Memajukan Dharmasraya


Ahad, 01 November 2020 - 21:15:40 WIB
100 Persen Teraliri Listrik, Perjuangan Senyap Sutan Riska Memajukan Dharmasraya Bupati Petahana Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam sebuah kegiatan temu ramah dengan para tokoh masyarakat di daerah itu, belum lama ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Sebagai kawasan yang dipersiapkan sebagai pusat pengembangan industri besar, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah berhasil meletakkan dasar-dasar kuat untuk memancing minat para pemilik modal untuk memusatkan kegiatan bisnisnya di bumi mekar tersebut. 

Fakta tersebut sebagaimana dipaparkan Bupati Petahana, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam sebuah perbincangan hangat terkait perkembangan Kabupaten Dharmasraya dimasa kepemimpinan periode pertamanya, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Minggu (01/11). 

Ia menyebutkan khusus di bidang penguatan ekonomi makro, salah satu titik perhatian utamanya adalah tentang bagaimana ketersediaan pasokan listrik yang memadai dan mengaliri seluruh kawasan permukiman penduduk di seluruh kecamatan yang ada. 

Menurutnya, bahkan ada kawasan permukiman tepatnya di kawasan Jorong Lubuk Labu, yang sejak Indonesia Merdeka pada 17 Agustus 1945, tidak pernah dialiri listrik, hingga akhirnya sebanyak 58 Kepala Keluarga di permukiman tersebut bisa menikmati teraliri listrik di rumah mereka pada 2018.

"Jika ingin memandang sisi politiknya saja untuk membangun popularitas, hal ini jelas tidak akan berpengaruh besar, namun lebih dalam dari itu semua bahwa kewajiban untuk mewujudkan sila ke-5 dasar negara Pancasila yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus tetap diperjuangkan tanpa kenal lelah, " Tegasnya. 

Disamping itu, lanjutnya, langkah tersebut juga merupakan salah satu upayanya untuk memenuhi kebutuhan dasar suatu daerah agar indeks kelayakan sebagai kawasan pengembangan industri berskala nasional bisa ditingkatkan.

Ia mengatakan, sebagai daerah yang memiliki kontur wilayah serta kedekatan akses dengan beberapa kawasan pusat perekonomian di Pulau Sumatera, Kabupaten Dharmasraya tentu memiliki segudang potensi yang bisa dikembangkan. 

"Dengan bermodalkan itu semua saya memberanikan diri untuk menggaet dana-dana pemerintah pusat melalui kementerian terkait, karena adalah sebuah fakta yang tidak terbantahkan bahwa dana kas daerah tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pembangunan Dharmasraya kedepan, " Ungkapnya. 

Bahkan, tambahnya, dukungan pemerintah pusat terhadap Dharmasraya tak melulu hanya tentang perekonomian, dukungan kuat dalam bidang lainnya seperti keagamaan dengan bantuan membebaskan lahan pembangunan Komplek Pusat Kajian Islam atau Islamic Centre dan beberapa item penyelesaian pekerjaan lainnya, dukungan pembukaan akses antar daerah dan wilayah serta program strategis lainnya turut dibiayai. 

Ia berharap, keberlangsungan tahapan pembangunan yang sudah baik itu bisa terus berlanjut pada periode keduanya memimpin bumi mekar Dharmasraya. 

"Biarkan isu perpolitikan nasional berdinamika di panggungnya sendiri, kita sebagai masyarakat Dharmasraya yang menjadi bagian dari tatanan sosial kemasyarakatan yang agamis dan berbudaya ini terus bergerak dinamis bahu membahu dalam membangun daerah yang sama-sama kita cintai ini, " Tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]