Wajib Tahu, Ini Sembilan Pedoman Pemulasaran Jenazah Covid-19


Senin, 02 November 2020 - 13:38:51 WIB
Wajib Tahu, Ini Sembilan Pedoman Pemulasaran Jenazah Covid-19 Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setidaknya ada 9 poin yang harus diperhatikan bagi petugas saat melakukan pemulasaran jenazah agar terhindar dari penularan. Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan beberapa pedoman untuk melakukan pemulasaran bagi jenazah yang terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Pertama, petugas harus punya kewaspadaan dalam gerakan standar menangani pasien meninggal akibat penyakit menular.

"Pada prinsipnya apapun penyakit menular tapi khusus untuk Covid-19 harus tahu standar-standarnya," kata Wiku saat webinar bertajuk 'Pemulasaran Jenazah Karena Covid-19' bersama Satgas Covid-19 MUI yang dikutip Okezone, Senin (2/11/2020).

Kedua, alat pelindung diri (APD) lengkap harus digunakan petugas yang menangani jenazah jika pasien meninggal dalam masa penularan.

Ketiga, jenazah harus terbungkus seluruhnya dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus sebelum dipindahkan ke kamar jenazah

"Keempat, tidak boleh ada kebocoran cairan tubuh. Memang sudah meninggal tetapi potensi virusnya masih hiduo beberpa saat setelah orangnya meninggl sehingga kebocoran itu harus dicegah," ujarnya.

Kemudian lanjut Wiku, yang kelima adalah memnindahkan segera ke kamar jenazah setelah pasien meninggal dunia. Keenam jika keluarga ingin melihat jenazah diizinkan sebelum jenazah dimasukkan ke kantong jenazah dengan menggunakan APD.

"Ketujuh petugas harus bisa memberikan penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular. Sensitivitas agama, adat istiadat, dan budaya harus diperhatikan," ungkap Wiku.

Kemudian kedelapan, jenazah tidak boleh dibalsem atau disuntik pengawet. Dan terakhir kesembilan, jika jenazah akan diautopsi harus dilakukan oleh petugas khusus jima diizinkan keluarga dan direktur rumah sakit.

"Jenazah yang telah dibungkus tidak boleh dibuka lagi. Jenazah hendaknya diantar oleh mobil jenazah khusus. Jenazah baiknya tidak lebih dari 4 jam disemayamkan di pemulasaran jenazah," tandasnya. (*)

/ Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]