Gugatan Iriadi Dt Tumanggung Dikabulkan PTUN Medan


Rabu, 04 November 2020 - 18:42:05 WIB
Gugatan Iriadi Dt Tumanggung Dikabulkan PTUN Medan Iriadi Datuak Tumanggung saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Iriadi Dt Tumanggung yang menggugat KPU Kabupaten Solok kini bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, gugatan itu dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dalam putusan bernomor: 3/G/Pilkada/2020/PT.TUN-MDN tanggal 3 November 2020. Dalam perkara ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok sebagai tergugat dan Iriadi sebagai penggugat.

Diketahui, Iriadi merupakan bakal calon Bupati Solok yang menggandeng Agus Syahdeman sebagai bakal calon Wakil Bupati yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kabupaten Solok untuk menjadi calon Bupati. Dia mengatakan, persidangan di PTUN Medan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Riyanto dan Hakim Anggota Budhi Nasrul dan Kamer Togatorop.

Baca Juga : Tindak Pidana Pilkada, Kadis PMD dan Lima Kades Masuk Penjara

"Dalam putusan sebanyak 89 halaman, PTUN Medan mengabulkan gugatan saya, kemudian menyatakan batal Keputusan Tergugat Nomor 80/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Tahun 2020," katanya di Padang, Rabu (4/11/2020) siang.

Artinya, tergugat diminta mencabut keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok Nomor 80/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Tahun 2020. Kemudian, mewajibkan tergugat untuk menerbitkan kembali keputusan tentang Paslon menjadi empat pasang, termasuk Iriadi Dt Tumanggung dan Agus Syahdeman.

Baca Juga : Sidang Pembuktian Gugatan Pilgub Kabupaten Solok Selesai, Diputuskan pada Maret

"Juga, menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp446 ribu," ujarnya sambil membacakan putusan PTUN Medan tersebut.

Dia menambahkan, pihaknya menunggu sikap KPU Kabupaten Solok atas putusan PTUN Medan ini. "Apakah KPU Kabupaten Solok menerima putusan PTUN Medan atau kasasi ke Mahkamah Agung. Jika kasasi, tentunya saya meminta pembatalan Pilkada se-Sumbar, termasuk Pemilihan Gubernur," ujarnya kemudian.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah, Segeralah Tunaikan Janji-janji Politik!

Terpisah, Kuasa Hukum KPU Kabupaten Solok Aermadepa mengatakan, pihaknya masih menunggu putusan dari PTUN Medan tersebut. "Saat ini KPU Kabupaten Solok sedang konsultasi dengan KPU Republik Indonesia," sebutnya kepada wartawan. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]