Terungkap, Ikan Mati Massal di Maninjau Akibat Aktivitas Vulkanik, Bukan Penggunaan Keramba


Ahad, 08 November 2020 - 01:02:37 WIB
Terungkap, Ikan Mati Massal di Maninjau Akibat Aktivitas Vulkanik, Bukan Penggunaan Keramba Sistem pemberian pakan ikan nila otomatis pada keramba jaring apung.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Alumnus D-3 Teknik Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik ATI Padang (PNP), Rendi menepis anggapan penggunaan keramba menyebabkan banyak ikan yang mati.

Kematian ikan di Danau Maninjau memang terjadi tapi dari dulu sebelum adanya keramba, kematian ikan juga pernah terjadi.

Baca Juga : Dirjen Vokasi Tetapkan ITP jadi Pendampingan SMK Pusat Keunggulan

"Saya mendengar dari masyarakat sekitar, penyebabnya karena aktivitas vulkanik dari danau karena danau tersebut berasal dari letusan gunung," kata pria kelahiran Lubuk Linggau itu dikutip dari website PNP, Minggu (8/11/2020).

Rendi menambahkan, saat ikan mati pun air danau itu berubah jadi kehijauan tidak seperti biasanya.Kalau penyebabnya dari keramba mungkin sering terjadi kematian ikan.

Baca Juga : Politeknik ATI Padang Umumkan Hasil Seleksi Dokumen PMB Jalur Prestasi

"Namun kenyataannya, kejadian itu kadang sekali 3 tahun. Itu pun serentak di sekeliling danaunya," terang Rendi.

Menjawab keresahan masyarakat setempat, Rendi menciptakan sistem pemberian pakan ikan nila otomatis pada keramba jaring apung.

Baca Juga : Ngabuburit Unik ala Pegiat Literasi 'Merenda' Dharmasraya, Sediakan Buku untuk Masyarakat yang Sedang Menanti Waktu Berbuka

Rendi memaparkan, rancangan alat pemberian pakan ikan secara otomatis ini menggunakan Arduino Mega2560 sebagai pengendali utama untuk semua komponen, motor servo sebagai motor penggerak buka tutup katub pakan ikan, motor dc sebagai motor penebar pakan ikan.

"Kemudian, sensor ultrasonik untuk mengukur level pakan ikan pada wadah penampungan, modul RTC DS3231 sebagai jam elektronik yang dapat menghitung waktu dengan akurat, modul kamera ESP-32 CAM sebagai pemantau keaadaan kolam," tutur kelahiran Lubuk Linggau, 5 April 1999 itu. (*)

Baca Juga : Butuh Tidak? Sembilan Kabupaten Kota Belum Minta Bankeu Guru Bantu

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]