Kata Donald Trump: Pilpres AS Masih Jauh dari Usai


Ahad, 08 November 2020 - 21:49:23 WIB
Kata Donald Trump: Pilpres AS Masih Jauh dari Usai Donald Trump

HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pilpres belum berakhir. Dia masih enggan menerima kemenangan Joe Biden dan akan menentang hal tersebut.

“Fakta sederhananya, pemilihan ini masih jauh dari selesai. Joe Biden belum disertifikasi sebagai pemenang di negara bagian mana pun, apalagi negara bagian yang sangat diperebutkan menuju penghitungan ulang wajib, atau negara bagian di mana kampanye kami memiliki gugatan yang valid dan sah yang dapat menentukan pemenang akhir," kata Trump dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh tim kampanyenya pada Sabtu (7/11), dikutip laman The Hill.

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

Terkait hal ini, Trump secara khusus menyinggung Negara Bagian Pennsylvania. Menurut Trump. para pengamat dari timnya tidak diberi akses yang berarti untuk memantau proses penghitungan suara. Pengadilan Pennsylvania sebenarnya telah memberi tim kampanye Trump ruang untuk mengamati lebih dekat proses penghitungan suara di Philadelphia pada Kamis (5/11) lalu.

Namun, para pengamat perwakilan kubu Trump kemudian mengeklaim bahwa, mereka masih belum diberi akses yang memadai meskipun ada perintah. Trump mengatakan, bahwa timnya akan memulai pertarungan di pengadilan pada Senin (9/11).

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

Hal itu guna memastikan undang-undang pemilu ditegakkan sepenuhnya dan pemenang yang sah memperoleh tempatnya. Menanggapi keengganan Trump mengakui hasil pilpres, penasihat senior Joe Biden, Symone Sanders mengatakan bahwa publik Amerika telah membuat pilihan.

“Donald Trump tidak bisa memutuskan pemenang pemilu. Orang-orang memutuskan. Para pemilih di negara ini yang memutuskan, seperti yang telah lama kami katakan, dan para pemilih telah membuat pilihan mereka dengan sangat jelas," kata Sanders.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

Biden dipastikan akan menjadi orang pertama di Gedung Putih setelah memperoleh kemenangan di Negara Bagian Pennsylvania. Kemenangan itu membuat perolehan suara elektoralnya melampaui ambang 270. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : Republika
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]