9 Titik Penerbangan Langsung Jadi Fokus Promosi Wisata Sumbar di Era New Normal


Senin, 09 November 2020 - 17:36:20 WIB
9 Titik Penerbangan Langsung Jadi Fokus Promosi Wisata Sumbar di Era New Normal Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Pariwisata Sumbar menyikapi supply dan demand dalam kebijakan pengembangan Sumber Daya Manunia (SDM) pariwisata di provinisi ini. Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mencoba melihat dari dua sisi, yakni demand atau permintaan.

Novrial menjabarkan, sekarang posisi terakhir kinerja Sumatera Barat 2019 tercatat wisatawan mancanegara sebanyak 61 ribu orang dengan waktu tinggal sekitar tiga hari, dan belanja sebesar 1.200 US dolar per visit. Sedangkan, wisawatan nusantara 8,1 juta orang dengan homestay dua hari, dan belanja Rp1.050.000 per day.

Baca Juga : Asyiknya Wisata di Moosa Edufarm: Mengenal Sapi Wagyu Penghasil Daging Termahal di Dunia

"Data itu kami anggap sebagai demand yang akan membutuhkan SDM paling atas sebagai peyalanan pariwisata Sumatera Barat," ujar Novrial dalam kegiatan Uji Public Penyusunan Dokumen Analisis Supply and Demand Tenaga Kerja Pariwisata (Bidang Hotel, Restoran, Travel Services, Destinasi, SPA dan Events) di Hotel Inna Muara Padang, Senin (9/11/2020).

Mantan Kepala Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumbar ini menambahkan, pihaknya akan melakukan optimalisasi pasar pengaman saja. Untuk jangkauan wisatawan mancanegara dari angka 61 ribu, 80 persen diantaranya dari Malaysia.

Baca Juga : Lari Pagi Bersama Sandi Uno, Audy Joinaldy Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Sumbar

"Kita optimalkan Malaysia tentang market-market konvensial kita di Eropa, sedikit lagi Australia. Ini sebagai pasar supply," ujar Novrial.

Untuk wisatawan nusantara, kata Novrial, pihaknya akan konsentrasi pada 9 (sembilan) titik. Karena wisatawan pada masa new normal akan memilih penerbangan-penerbangan singkat. Maka dilakukan kosentrasi promosi pada 9 titik daerah yang mempunyai penerbangan langsung ke Sumatera Barat.

Baca Juga : Khusus Januari-Februari, Emersia Hotel Batusangkar Beri Paket Khusus Spesial Deal Rindu

"Diantaranya Bandara Internasional Hang Nadim terletak di Batam, Muaro Bungo, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya," kata Novrial merinci.

Menurut Novrial, hal yang terpenting adalah selalu melakukan koordinasi bersama rekan-rekan di Kabupaten/Kota, petahelik untuk menyatukan sumber daya dalam pengembangan pariwisata di Sumatera Barat. (*)

Baca Juga : Tiket Masuk Wisata Pantai Gandoriah Bakal Mulai Gunakan Sistem Elektronik

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]