Sumbar Bersiap untuk Destinasi Wisata Kelas Dunia Berbasis Agama dan Adat


Selasa, 10 November 2020 - 03:46:33 WIB
Sumbar Bersiap untuk Destinasi Wisata Kelas Dunia Berbasis Agama dan Adat Masjid Raya Sumbar, salah satu destinasi wisata berbasis agama.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menargetkan Ranah Minang bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia berbasis agama dan budaya. Hal tersebut tercermin dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pemprov Sumbar yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial dalam kegiatan Uji Public Penyusunan Dokumen Analisis Supply and Demand Tenaga Kerja Pariwisata (Bidang Hotel, Restoran, Travel Services, Destinasi, SPA dan Events) di Padang, Senin (9/11/2020).

Dijelaskan Novrial, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 dan Nomor 23 Tahun 2014 ada kata kunci yang mengatakan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berubah yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pada pasal 52 UU Nomor 10 Tahun 2009 jelas dikatakan tentang SDM. Sedangkan, pada UU Nomor 23 tentang Pemerintah Daerah disebutkan Pemerintah Provinsi harus melakukan peningkatan SDM dalam tingkat lanjutan. 

Baca Juga : PJU Polda Sumbar Lakukan Vaksinasi Covid-19, Puluhan Ribu Personel Menyusul

Ini kata kunci dari sisi regulasi. "Turunannya di provinsi adalah kami sudah membuat RKP dengan Perda 14 Tahun 2019 ada beberapa kata kunci lain menurut kami mengarah pada kalimat-kalimat pengembangan SDM," papar Novrial.

Novrial menyebutkan, Sumbar ingin mewujudkan menjadi destinasi wisata kelas dunia berbasis agama dan budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. "Ekonomi dan kesejahteraan rakyat sangat relevan dan equivalent dengan SDM yang akan melaksanakan dan menikmati hasil dari pariwisata tersebut," ujar Novrial.

Baca Juga : BPD HIPMI Gelar Musda ke-13 Pertengahan Maret, Gubernur Sumbar Bakal Diundang

Ada 4 sasaran dalam RKP Sumatera Barat. Pertama terwujudnya destinasi wisata setempat sebagai penggantian perekonomian. Kedua, terwujudnya optimalisasi dan ektenspikasi pasal sebagai dampak dari strategi promosi bersama dan relevansi dengan SDM. Ketiga, meningkatkan peran industri dalam perekonomian daerah dan sangat relevan dalam pengembangan SDM. Keempat produktivitas usaha pariwisata bagi kelanjutan dan profesional kelembagaan.

Novrial juga mengapresiasi Uji Public Penyusunan Dokumen Analisis Supply and Demand Tenaga Kerja Pariwisata karena bisa menjadi spirit dan motivasi pada insan pariwisata di Sumatera Barat untuk terus semangat, meningkatkan diri unsur kepariwisataan. "Pariwisata hanya menunggu waktu, begitu semuanya terkontrol maka akan menggeliat semua pariwisata yang ada di Indonesia. Kami akan terus berupaya mengembangkan pariwisata di Sumatera Barat," tutupnya. (*)

Baca Juga : Pedagang: Omset Turun Karena Pelaksanaan Vaksin di Blok III Pasar Raya

Editor : Agoes Embun | Sumber : Haluan Media Group
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]