Dugaan Pelecehan Member JKT48 Mulai Diselidiki Polda Metro Jaya


Jumat, 13 November 2020 - 06:34:29 WIB
Dugaan Pelecehan Member JKT48 Mulai Diselidiki Polda Metro Jaya Aksi JKT48 di atas panggung

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Member girl band JKT48 inisial A (21) melaporkan dugaan pelecehan seksual ke Polda Metro Jaya. A mendapatkan pelecehan seksual secara verbal melalui akun Instagramnya.

Kasus tersebut kini mulai diselidiki Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap alasan A melaporkan kasus itu ke polisi.

"Karena dia merasa tersinggung, tidak terima adanya akun di media sosial @kurniawan037," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Ketersinggungan tersebut, sambung Yusri, dipicu adanya foto serta kata-kata kotor yang dikirimkan akun tersebut ke akun Instagram korban. Yusri belum memerinci terkait konten yang disebarkan oleh terduga pelaku.

Namun hal itu memicu korban marah dan segera melaporkan perbuatan itu ke kepolisian.

"Akunnya media sosial @kurniawan037 yang menyebutkan dengan kata-kata kotor dengan memperlihatkan foto dari Instagram pelapor dan dilampirkan dengan kata-kata tidak wajar. Itu yang dia tidak terima," terang Yusri.

Korban melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (7/11). Laporan itu kini telah diterima dan ditangani di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut telah terdaftar dengan nomor polisi Nomor: LP/6598/XI/YAN.25/2020/SPKTPMJ.

Kombes Yusri menyampaikan, pihaknya tengah meneliti laporan itu. Dalam waktu dekan, polisi akan meminta klarifikasi dari korban.

"Laporan polisi sedang kita teliti. Karena ini naik ke penyelidikan maka kita akan panggil pelapor dan saksi-saksi serta membawa bukti-bukti yang dia bawa ke Polda Metro Jaya untuk kita minta klarifikasi," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Namun, Yusri belum memerinci terkait agenda pemanggilan klarifikasi terhadap korban A. Dia menyebutkan pemanggilan tersebut akan dilakukan sesegera mungkin untuk bisa mengungkap kasus tersebut secepatnya.

"Rencana tindak lanjut ke depan itu kita akan menyelidiki pelapor dan saksinya," imbuhnya.

Manajer JKT48, Tata, menjelaskan soal tindakan asusila itu. Tata menerangkan dugaan pelecehan seksual itu terjadi kurang-lebih tiga minggu yang lalu. Pihaknya kemudian menelusuri kasusnya dan dinilai cukup meresahkan, sampai akhirnya melapor ke polisi.

"Kurang-lebih dua mingguan yang lalu, cuma kan kita nggak semata-mata kita langsung ambil tindakan. Pasti kita telusuri dulu bagaimana, ternyata memang kasusnya sudah ada, cukup meresahkan. (Laporan) tanggalnya aku nggak... tapi kurang-lebih kejadiannya semua itu 2 atau 3 minggu yang lalu," ucap Tata kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

"Pelaporan itu lumrah kepada wanita yang merasa dilecehkan yang sudah berlebihan, maka kalau kita merasa risi kita ambil tindakan sebagai manajemen," sambung Tata.

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]