Turun Terus! Harga Emas Mulai Tinggalkan Rp 1 Juta/Gram, Ini Prediksi Akhir Tahun


Jumat, 13 November 2020 - 10:09:03 WIB
Turun Terus! Harga Emas Mulai Tinggalkan Rp 1 Juta/Gram, Ini Prediksi Akhir Tahun Ilustrasi emas antam

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Turun terus, harga emas batangan Antam meninggalkan level Rp 1 juta per gram. Harga emas Antam per Kamis, (13/11) tembus Rp 968.000/gram, atau turun Rp 2.000 dari harga sehari sebelumnya yakni Rp 970.000/gram.

Menurut Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim, harga emas akan terus mengalami penurunan hingga pekan ke-3 November 2020. Bahkan, ia memprediksi harga emas akan tembus Rp 935.000/gram.

"Mungkin level terendahnya emas itu di level US$ 1.830 per troy ounce (toz). Nah dengan rate Rp 14.200. Ini kemungkinan besar akan di Rp 935.000/gram," ungkap Ibrahim kepada detikcom, Kamis (13/11/2020).

Namun, menurutnya harga emas mulai pekan ke-4 November akan naik kembali, bahkan berpijak lagi di level Rp 1 juta/gram.

"Bisa saja naik. Karena kita belum tahu mungkin minggu ke-3 AS akan menggelontorkan stimulus dari AS. Pada saat digelontorkan, harga emas akan mendekati level US$ 2.000/toz. Sehingga, harga emas bisa kembali menyentuh di level Rp 1 juta-an," jelas Ibrahim.

Akan tetapi, untuk di akhir tahun ia memprediksi harga emas akan ke level Rp 950.000/gram. Hal ini dilatarbelakangi oleh distribusi vaksin virus Corona (COVID-19) di hampir semua negara pada Desember mendatang.

"Sampai akhir tahun kemungkinan besar harga logam mulia bisa di Rp 950.000-an. Itu dengan asumsi stimulus sudah digelontorkan di minggu ke-3 November. Karena di Desember posisinya, hampir semua negara memiliki vaksin. Di Indonesia itu Desember baru ada vaksin. Tapi secara diam-diam anak-anak di daerah sudah divaksin. Dan di Amerika Serikat (AS) serta Eropa juga sama," paparnya.

Dihubungi secara terpisah, Business Manager Indosukses Futures Suluh Adil Wicaksono berpendapat harga emas yang turun hanya sementara. Hal itu dilatarbelakangi oleh pengumuman perusahaan farmasi AS Pfizer yang mengemukakan hasil uji coba tahap ke-3 vaksin Corona yang dikembangkannya efektif 90%.

"Saya masih melihat penurunan ini tetap sementara. Jadi didukung rupiah yang Selasa-Rabu menguat, meski sekarang melemah sedikit di Rp 14.175. Kemudian harga spot yang masih belum balik lagi di atas US$ 1.900/toz. Malam ini juga terpantau di US$ 1.879/toz, jadi dia berusaha untuk recovery," ujar Suluh.

Ia sendiri memprediksi, harga emas di akhir tahun punya peluang besar kembali ke level Rp 1 juta/gram. Namun, hal itu kembali lagi pada fluktuasi harga emas dunia di pasar spot.

"Masih berpeluang sekali kembali ke Rp 1 juta/gram. Nanti malam juga Powell, Chairman The Fed akan speech. Lalu data inflasi AS baru dirilis juga 0% dari sebelumnya 0,2%, ini kan akibat kebijakan suku bunga rendah dari Bank Sentral AS hampir 0%, harusnya dolar berpotensi tetap lemah. Jadi balik ke Rp 1 juta/gram? Masih mungkin," tutup Suluh. (*)

/ Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]