Operasi Yustisi di Pesisir Selatan, Sebanyak 235 Orang Terjaring Tak Pakai Masker


Jumat, 13 November 2020 - 19:08:45 WIB
Operasi Yustisi di Pesisir Selatan, Sebanyak 235 Orang Terjaring Tak Pakai Masker Para pelanggar protokol kesehatan di Lunang Pessel tengah menjalani sakgsi sosial dengan membersihkan lingkungan

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Tim Gabungan Yustisi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan  menggelar operasi  Penegakan Hukum Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor  06 Tahun 2020 pada tiga kecamatan di Pessel yaitu, Kecamatan Lunang, kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Pessel, Kecamatan Pancung Soal.

Dalam operasi Yustisi  tersebut, tim berhasil menjaring sebanyak 235 orang masyarakat yang tidak  memakai masker, dengan rincian,  sebanyak 67 orang di Lunang, 86 orang di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, 82 orang di kecamatan Pancung Soal Pessel, kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid 19 Pesisir Selatan, Dailipal, Jumat (13/11) di Painan.

Dikatakanya, para  pelanggar protokol kesehatan  tersebut  langsung diberi sanksi, sesuai Perda Provinsi Sumatera Barat No.6 tahun 2020, berupa sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum. Meskipun sudah ada aturan dari pemerintah tentang wajib mematuhi 3 M yaitu, Memakai masker, mengatur jarak, dan cuci tangan dengan sabun yang mengalir, namun masih banyak dikalangan yang tidak mematuhi aturan tersebut.

Menurut Dailipal, sebelumnya masyarakat susah diberikan  sosialisasi tentang bahaya penularan virus Covid-19,  sosialisasi tersebut  sudah dilaksanakan sampai ke pelosok nagari yang ada Pessel. Namun sebagian masyarakat menganggap masalah  kecil (sepele) terhadap ancaman  bahaya covid-19, terbukti masih banyak ditemui masyarakat yang tidak memakai masker keluar rumah, ulasnya.

Sementara itu, Tim juga telah mendata para pelanggar kesehatan  pada  15 kecamatan di Pessel dari 182 nagari yang ada di daerah ini, bahkan para pelanggar menandatangani bukti pelanggaran. Namun kesadaran sebagian masyarakat  masih rendah terhadap ancaman bahaya covid yang mematikan tersebut, terbukti ketika terkena jaring oleh tim gabungan, alasan mereka tidak mengunakan masker lupa membawanya, sebagian masyarakat menilai memakai masker membuat sesak bernafas dan berbagai alasan lainnya.

Menurut Dailipal, Pemerintah kabupaten Pesisir Selatan  akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sesuai Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.  Masyarakat Pessel diimbau agar selalu menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19 dalam memutus mata rantai covid di daerah Pesisir Selatan (*)

Reporter : M. Joni /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]