Sekolah Tatap Muka Segera Dilaksanakan di Kota Pekanbaru


Jumat, 13 November 2020 - 19:25:09 WIB
Sekolah Tatap Muka Segera Dilaksanakan di Kota Pekanbaru Ilustrasi. (Harianhaluan.com)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Sekolah  dengan  tatap muka dimulai untuk tingkat SMP Negeri di kota Pekanbaru, Riau pada tanggal 16 November 2020.

Para orang tua siswa atau wali murid diminta membuat surat pernyataan persetujuan. "Sebelum dimulai orang tua diminta membuat surat pernyataan persetujuan. Kalau ada yang keberatan dengan sekolah tatap muka yang akan kita buka, tidak apa-apa, bisa tetap dengan PPJ (Pembelajaran Jarak Jauh),"  kata Plt Kadisdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas seperti  dilansiri Riaumandiri.co (Haluan Media Group), Jumat  (13/11/2020).

Ismardi membenarkan bahwa Dinas Pendidikan memang akan membuka kembali sekolah sistem tatap muka pada Senin 16 November 2020 mendatang, dan diberlakukan secara bertahap.

Tahap awal hanya untuk setengah dari jumlah SMP Negeri yang ada di Kota Pekanbaru, artinya dari 45 hanya sekitar 22 sekolah saja yang akan memulai aktivitas belajar mengajar tatap muka.

"Tahap awal untuk sekolah tingkat SMP Negeri. Siswanya hanya masuk satu kali dalam seminggu dengan waktu hanya 3 jam. Hanya untuk mengkomunikasikan pelajaran yang dianggap sulit dikerjakan di rumah atau yang menjadi keberatan orang tua di rumah. Kalau dalam perjalanannya dari setengah jumlah SMPN yang menjalani sekolah tatap muka itu berhasil akan dilanjutkan untuk SMPN lainnya hingga 100 persen. Tapi kalau ada masalah sekolah tatap muka akan dihentikan," kata Ismardi.

Saat proses belajar tatap muka itu nanti, Ismardi menjelaskan, tidak ada yang namanya istirahat atau yang lazim disebut keluar main. Artinya selama tiga jam siswa hanya berada di kelas. Karena itu siswa wajib membawa bekal makanan dan minuman dari rumah karena kantin sekolah juga tidak dibolehkan buka.

"Sekolah yang akan dibuka disurvei dulu. Apakah sudah sesuai dan siap dengan SOP menerapkan protokol kesehatan. Kalau belum kita ganti sekolah lain," imbuhnya.

Ditambahkannya, untuk rencana tersebut setelah disosialisasikan Disdik dengan Kepala Sekolah, maka kepala sekolah wajib menyosialisasikannya dengan para guru. Setelah itu kepala sekolah wajib menyosialisasikannya dengan para orang tua dan barulah masuk tahap menyurvei sekolah yang akan memulai belajar mengajar sistem tatap muka.

"Setelah SMP Negeri baru ke SMP swasta. Kalau sudah selesai SMP baru dilanjutkan untuk sekolah tingkat SD," pungkasnya.(*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]