Duh Ngeri! Jembatan 1 Balerang Langganan untuk Bunuh Diri


Jumat, 13 November 2020 - 22:34:16 WIB
Duh Ngeri! Jembatan 1 Balerang Langganan untuk Bunuh Diri Ilustrasi. (Ist-Haluankepri.co)

BATAM,HARIANHALUAN.COM-Masyarakat setempat resah karena semakin banyaknya orang yang menggunakan Jembatan I Balerang, Batam, untuk melakukan bunuh diri.

Karena itulah Pemerintah, dalam hal ini Badan Pengusahaan (BP) Batam didesak Ketua Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam, Ismail Syah Alam untuk segera membuat pengaman berupa pagar disepanjang jembatan 1 Barelang.

Jembatan itu sering kali ada kejadian masyarakat Batam melakukan bunuh diri, terbaru adalah pada Selasa (10/11/2020) lalu, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di perumahan Rosinton Raya, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

“Saya sudah menyampaikan kepada pihak BP Batam agar jembatan itu diberi pagar pembatas yang lebih tinggi dan rapat lagi, agar kejadian bunuh diri disitu tidak terulang kembali,” ucap Ismail, Kamis (12/11/2020) di Golden Prawn Bengkong.

Disampaikan Ismail, dia yang juga selaku anak pulau Akar yang sangat dekat jaraknya dengan jembatan 1 Barelang itu sangat prihatin atas seringnya masyarakat melakukan bunuh diri disitu.

Saat ini masyarakat disekitar merasa resah karena berulangnya kejadian bunuh diri di jembatan I Barelang itu. Pihaknya sudah menyampaikan kepada BP Batam agar membuat pagar tambahan yang lebih rapat dan tinggi lagi.

Namun sampai sekarang belum juga ada ditanggapi, sehingga masyarakat yang bunuh diri disitu terus bertambah. Jika hal itu dibiarkan begitu saja dan tidak ada langkah-langkah yang akan dilakukan, nantinya akan menjadi momok bahwa jembatan 1 Barelang itu sebagai tempat bunuh diri dan tempat hantu. Sehingga dampaknya adalah wisatawan akan takut datang berkunjung, sebab banyak misteri.

Maka dari itu pemerintah harus berpikir bahwa jembatan 1 Barelang itu pembatasnya tidak cukup dengan yang ada saat ini, tapi harus dibuat rapat dan lebih tinggi. Karena selain orang yang sengaja melakukan bunuh diri disitu, para pengunjung yang datang juga sangat banyak yang tidak memikirkan keselamatan dirinya.

“Banyak masyarakat yang enak-enak saja duduk dengan kaki menjuntai di Jembatan itu, seperti di depan rumah saja, padahal itu sangat membahayakan keselamatannya” ungkapnya kepada Haluankepri.co (Haluan Media Group).

Ditegaskannya, maka dari itu pihaknya meminta BP Batam selaku pengelola jembatan Barelang itu untuk mencegah hilang nyawa masyarakat di ikon Kota Batam tersebut.

Jika nanti tidak menanggapinya maka Perpat Kota Batam akan melakukan sebuah pergerakan, agar tidak ada lagi timbul kejadian bunuh diri disitu berulang-ulang.

“Jika tidak direspon pemerintah, maka saya akan melakukan demo. Hal ini saya minta adalah guna untuk menyelamatkan nyawa masyarakat Batam,” pungkasnya. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]