Gara-gara Elon Musk, Misi SpaceX Terancam Tertunda


Sabtu, 14 November 2020 - 09:33:49 WIB
Gara-gara Elon Musk, Misi SpaceX Terancam Tertunda Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - CEO SpaceX Elon Musk menjalani serangkaian tes covid-19 untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Musk diketahui mengalami gejala covid-19 seperti pilek ringan, batuk, dan demam ringan.

Dilansir CNN, dalam satu hari Musk telah 4 kali menjalani rapid tes antigen. Hasil dari 4 pengetesan itu, diketahui 2 negatif, dan 2 positif. Belum jelas apakah ia tertular covid-19, namun Musk berharap dapat menjalani tes covid-19 yang lebih akurat, yakni PCR tes dalam waktu dekat.

Berita tersebut segera menggema di Space Center di Florida, memicu kekhawatiran beberapa pihak yang sedang bersiap ke luar angkasa. SpaceX sendiri memang berencana akan meluncurkan astronot dalam misi stasiun luar angkasa pada akhir pekan ini.

Administrator NASA, Jim Bridenstine dalam konferensi persnya pada Jumat, mengatakan bahwa SpaceX harus melakukan serangkaian protokol kesehatan yang dibutuhkan kepada Elon Musk demi mencegah penularan covid-19 yang lebih luas.

"Sesuai kebijakan NASA, Musk harus di karantina dan SpaceX harus berusaha untuk menentukan siapa yang mungkin melakukan kontak dengan Musk," ujar Jim.

"Jadi sejauh ada kontak dengan kru [astronaut], saya tidak menyadarinya. Pelacakan kontak itu seharusnya sedang dilakukan sekarang," imbuhnya.

Sementara itu, Jim menjelaskan, ada 4 astronaut yang bersiap menjalani misi luar angkasa pada Minggu, waktu setempat. Rencana itu juga mundur dari jadwal sebelumnya yaitu Sabtu, karena ada beberapa perbaikan dan kondisi cuaca.

"Di Kennedy Space Center di Florida, 4 astronaut bersiap untuk pergi ke luar angkasa dengan kapsul SpaceX Crew Dragon pada Minggu. Tanggal peluncuran asli Sabtu malam secara resmi ditunda karena cuaca dan pemulihan peralatan," kata Jim.

Namun ia tidak memberikan jawaban pasti apakah diagnosis Musk dapat berpengaruh pada misi luar angkasa tersebut. Jim menambahkan, para astronaut yang akan melakukan misi sebetulnya kemungkinan besar tidak berisiko tertular covid-19.

"Jika ada penyesuaian yang perlu dilakukan, kami akan membuatnya,para astronot yang dijadwalkan terbang pada Minggu kemungkinan tidak berisiko karena NASA telah mematuhi aturan karantina pra-penerbangan," ujarnya.

Musk diketahui sering berada di markas SpaceX di Hawthorne, California, yang juga merupakan rumah bagi pusat kendali misi SpaceX. Tidak jelas kapan Musk terakhir kali melakukan kontak dengan personel utama SpaceX atau NASA yang perlu melapor untuk bertugas akhir pekan ini.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]