Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Unggulan Pertanian Sumbar Meningkat Signifikan


Sabtu, 14 November 2020 - 12:46:54 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Unggulan Pertanian Sumbar Meningkat Signifikan Kepala Karantina Pertanian Padang, Iswan Haryanto

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Karantina pertanian Padang mencatat fasilitas ekspor pertanian unggulan sejak bulan Januari-September 2020 mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan itu berdasarkan data IQFAST.

Ekspor unggulan asal Sumatera Barat itu seperti manggis, karet, kulit kayu manis, cangkang sawit, bungkil sawit dan produk turunan kelapa sebanyak 432,57 juta ton dengan nilai ekonomis Rp 1,65 triliun.

"Dibanding tahun 2019, dengan jumlah tersebut peningkatan ekspor meningkat 51,1 persen ditahun 2020," ujar Kepala Karantina Pertanian Padang, Iswan Haryanto pada keterangan tertulis, Sabtu (14/11/2020).

Sedangkan pada tahun 2019 lalu, kata dia, pencapaian ekspor berhasil mencatat sebanyak  282,47  juta ton dengan perolehan nilai ekonomi Rp. 1,65 triliun dan berkat gencarnya gerakan tiga kali lipat ekspor produk pertanian (Gartieks).

"Gerakan yang digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mampu menggairahkan potensi agrobisnis apalagi di tengah masa pandemi saat ini sehingga komoditas pertanian yang merupakan unggulan Sumbar meningkat," ungkapnya lagi.

Dijelaskannya, upaya yang dilakukan Karatina Pertanian Padang melakukan percepatan pelayanan tindakan karantina dan juga secara rutin memberikan bimbingan teknis.

"Untuk mendukung Gratieks supaya ekspor komoditas pertanian meningkat dan terus berkelanjutan, Karatina Pertanian Padang melakukan percepatan pelayanan tindakan karantina dan juga secara rutin memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor," ungkapnya lagi.

Sementara Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengatakan, pihaknya melakukan penguatan kesisteman perkarantinaan seperti fasilitas pemeriksaan baik sarana dan prasarana laboratorium serta kemampuan petugasnya untuk dapat memastikan kesehatan dan keamanan produk sesuai protokol ekspor negara mitra dagang.

"Sejalan dengan tugas strategis yang diberikan Mentan SYL untuk mengawal Gratieks karena di masa pandemi ini sektor pertanian harus mampu menjadi penopang ekonomi," tandasnya. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]