XL Axiata Bersama Bakamla Dukung Pengembangan Desa Maritim di Pulau Bangka


Sabtu, 14 November 2020 - 13:17:46 WIB
XL Axiata Bersama Bakamla Dukung Pengembangan Desa Maritim di Pulau Bangka XL Axiata Bersama Bakamla Dukung Pengembangan Desa Maritim di Pulau Bangka

HARIANHALUAN.COM - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) melanjutkan kerjasama dalam mendukung Pengembangan Desa Maritim di sejumlah lokasi yang terletak di perbatasan negara. Bulan ini, XL Axiata kembali memberikan dukungan untuk Pengembangan Desa Maritim di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung yang berada berbatasan dengan Laut China Selatan.

Dukungan tersebut berupa penerapan sejumlah program solusi digital yang bisa dimanfaatkan oleh warga desa setempat guna meningkatkan produktivitas dan memperbaiki kualitas hidup.

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi mengatakan XL Axiata antusias ikut mendukung program Desa Maritim yang saat ini sedang dijalankan bekerjasama Bakamla.

"Dalam program ini, XL Axiata akan mengimplementasikan semua program sosial berbasis digital yang dimiliki di Program Pengembangan Desa Maritim," kata Desy.

Program-program tersebut telah diimplementasikan di berbagai daerah guna mendukung program pemerintah, terutama terkait dengan penguatan kapasitas masyarakat di desa-desa tertinggal, maupun guna meningkatkan produktivitas di era digital.

Desy menambahkan, program-program tersebut adalah Sisternet yang mengajarkan pemanfaatan sarana digital bagi kaum perempuan, termasuk untuk tujuan meningkatkan produktivitas bisnis kecil dan menengah.

"Selain itu juga akan dikenalkan penggunaan aplikasi Laut Nusantara, untuk membantu masyarakat nelayan setempat dalam meningkatkan produktivitasnya," ucapnya.

XL Axiata juga mensosialisasikan beberapa produk solusi berbasis Internet of Thing (IoT) kepada nelayan setempat.

Salah satunya “Salt-e” yaitu perangkat digital untuk membantu proses produksi garam berkualitas.

Sebagian warga desa setempat merupakan petani garam tradisional, sehingga perangkat ini bisa mereka manfaatkan.

Ada juga perangkat solusi bernama “e-Kanaxin” yang bisa membantu pembuatan ikan asin dan pengeringan ikan.

Kedua solusi di atas adalah hasil proses pengembangan ide mahasiswa XL Future Leaders angkatan ke-7 sebagai IoT Project mereka yang dalam pengerjaannya dibantu oleh X-Camp, Rumah IoT Indonesia milik XL Axiata. (*)

Reporter : Yessi Yeswita /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]