Seni Pertunjukan sebagai Lokomotif Ekonomi Kreatif di Kota Padang


Sabtu, 14 November 2020 - 17:11:30 WIB
Seni Pertunjukan sebagai Lokomotif Ekonomi Kreatif di Kota Padang Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Kota Padang merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang mempunyai banyak potensi ekonomi kreatif menjadi pilar utama dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal dan komunitas. 

Terkait hal itu, Ketua Pusat kajian Ekonomi Kreatif (Pukek), Devy Kurnia Alamsyah mengatakan, dengan adanya seni pertunjukan yang ada dan masyarakat di luar Kota Padang, sehingga meningkatkan sejumlah sektor, diantaranya sektor ekonomi.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, mesti ada kiat-kiat. Artinya, pertunjukan tidak hanya ditampilkan pada saat acara tentu saja, melainkan dijadikan sebuah komunitas yang bisa berkembang" katanya.

Dijelaskan, Kota Padang sendiri bisa dijadikan sebagai contoh karena memiliki kesenian-kesenian sendiri yang bisa ditampilkan. Sehingga orang bisa mengetahui bahwa kota yang memiliki seni dan budaya seperti kota-kota lain yang sudah lebih dahulu terkenal.

"Bisa disimpulkan, Kota bisa menjadi jejaring untuk peningkatan dengan membentuk komunitas yang pada akhirnya seni di Padang bisa dikenal keluar," tukasnya.

Sedangkan Sekjen Sumbar Kreatif ICCN Sumatera Barat, Satria Haris mengatakan, pelaku seni itu sendiri ada indikator dalam penampilan seninya. Indikatornya yakni ruang interaksi yakni yang biasanya pelaku seni menampilkan seninya langsung dan sekarang melalui virtual.

"Sehingga ini menjadi salah satu krisis dengan pola kehidupan baru yang mengurangi interaksi para pelaku seni itu sendiri dengan masyarakat yang menyaksikan, karena penampilan seni secara langsung dengan virtual memiliki perbedaan," terangnya.

Ditambahkannya, krisis Covid-19 juga berdampak kepada pertunjukan seni oleh pelaku seni sendiri yakni mereka melakukan eksperimen dengan melakukan pertunjukan seninya di rumah.

"Artinya penampilan seni yang biasanya dilaksanakan di ruang terbuka atau di depan publik menjadi penampilan dilaksanakan di rumah kemudian divideokan dan masyarakat menyaksikan melalui video tersebut," tukasnya.

Disebutkannya, seni hadir untuk membentuk kehidupan dan krisis hadir untuk menghargai kehidupan. "Bagi saya, Seni adalah refleksi terhadap krisis yang terus menambah pengalaman hidup," tandasnya.

Sementara Kadis Pariwisata Kota Padang, Arfian menyampaikan, di dalam misi Dinas Pariwisata sendiri sudah ada ditambahkan upaya pengembangan ekknomi kreatif untuk mewujudkan Kota Padang sebagai pusat perdagangan pengembangan ekonomi kreatif

"Sebelumnya kita bergabung dengan dinas kebudayaan. Karena dinas kebudayaan telah bargabung dengan dinas pendidikan, sehingga Dinas Pariwisata tinggal sendiri, sehingga perlu ditambahkan misi baru yakni ekonomi kreatif yang saat ini sedang dikembangkan," terangnya.

Dijelaskannya, saat pihaknya telah mencoba merilis kegiatan untuk memajukan kesenian ini, salah satu kegiatan lomba dalam dalam bidang pertunjukan seni itu sendiri.

'Kemudian ekonomi kreatif Kota Padang yakni kuliner, seni pertunjukan, fashion, seni karya, fotografi, film animasi dan video dan lainnya. Namun yang berpotensi dikembangkan diantaranya seni rupa, penerbitan dan lainnya," tandasnya. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]