Pengrajin Pot Serabut Kelapa Manfaatkan Momen MTQ Kumpulkan Pundi Rezeki


Sabtu, 14 November 2020 - 20:40:52 WIB
Pengrajin Pot Serabut Kelapa Manfaatkan Momen MTQ Kumpulkan Pundi Rezeki Pekerja pot bunga, Bernito yang sebelumnya bekerja sebagai pemulung.

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Dimasa sulit karena pandemi, Amaniarti adalah pengrajin pot bunga dari bahan limbah serabut kelapa, selain menciptakan lapangan kerja bagi anak putus sekolah, juga mampu menghasilkan pundi-pundi uang hingga jutaan rupiah.

Diungkapkan Amaniarti, dengan modal yang tidak seberapa itu, ia bisa meraih untung mencapai Rp4 juta perbulannya. Sehingga anak-anak yang diberdayakan, selain mendapat ilmu juga bisa membantu kebutuhan mereka.

"Untuk penjualan, pot bunga kita patok seharga Rp12.500, kaligrafi dengan harga Rp60 ribu hingga Rp250 ribu," jelasnya.

Lebih jauh Amaniarti menjelaskan, proses pembuatan untuk kaligrafi bisa memakan sehari untuk satu kaligrafi dan pembuatannya juga berdasarkan pemesanan serta Kaligrafi dibuat ketika ada orang memesan.

"Kemudian pemasaran, selain melalui via Whatsapp, kita juga melalui online. Sekarang kan sedang pelaksanaan MTQ, kita juga melakukan penjualan di Bandara untuk oleh peserta MTQ," ungkapnya lagi. 

Sedangkan Bernito (19) adalah pekerja yang dipekerjakan Amaniarti itu mengaku semenjak pandemi covid-19 mulai mempelajari pembuatan pot bunga yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung.

"Sebelumnya saya memulung, kemudian memutuskan untuk ikut ibu Amaniarti sejak Covid-19 hingga sekarang. Rata-rata sehari saya bisa membuat pot bunga 10-30 dan menghasilkan uang Rp100 perharinya," terangnya  lagi.

Sementara diketahui, usaha yang dilakoni Amaniarti berawal ketika mengikuti pelatihan tentang pembuatan pot bunga dengan memanfaatkan bahan-bahan limbah. Selanjutnya ilmu yang didapat dipelajari lagi dengan melihat youtube.

Setelah mengerti, kemudian ilmu yang didapat diajarkannya kepada anak paket C dan akhirnya terbuatlah kerajinan pot bunga yang dipasarkan sehingga bisa menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya dari Padang, sejumlah pembeli diluar Padang pun berminat untuk membelinya, karena saat ini bunga menjadi hobi oleh masyarakat. Dengan memanfaatkan keadaan tersebut, maka dibuatlah pot yang menarik seperti, pot bunga yang dibuat dari serabut kelapa ini. (*)


 

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]