Bawa 15 Kg Sabu dalam Bungkus Teh China, Dua Kurir Ditembak Mati


Sabtu, 14 November 2020 - 23:05:33 WIB
Bawa 15 Kg Sabu dalam Bungkus Teh China, Dua Kurir Ditembak Mati Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Polisi menggagalkan pengiriman 15 Kg sabu-sabu dari Aceh ke Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumut dan Dumai, Riau. Dua kurir yang membawa narkotika itu ditembak mati.

Pengiriman 15 Kg sabu-sabu ini digagalkan tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu. Dari penyelidikan yang dilakukan, mereka menghentikan mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi BM 1843 DM di Jalan Lintas Sumatera Km 330/331, Kamis (12/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dua orang yang ada di dalam mobil langsung diamankan. Keduanya yakni Eka Satria (27), warga Jalan Marelan Pasar II Barat, Kelurahan Terjun, Medan Marelan, dan Abdul Fatah alias Atah (20), warga Jalan Marelan V, Pasar II Barat, Kelurahan Terjun, Medan Marelan.

Eka dan Abdul Fatah tidak dapat mengelak karena di dalam mobil yang mereka gunakan ditemukan 15 bungkus plastik merek 'QING SHAN' disusun dalam tas hitam bertuliskan 'CENDRAWASIH'. Isinya diduga narkotika jenis sabu-sabu.

"Barang bukti yang disita berupa 15 Kg diduga sabu-sabu dan bungkusnya di-cover dengan teh China. Kita ada temuan baru bahwa ada bendera negara tertentu yang kita duga itu adalah asal-usul pengiriman, namun barang tetap dari China. Ini adalah sindikat baru Aceh–Labuhan Batu-Dumai," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (14/11).

Saat diperiksa, Eka menyatakan 2 Kg sabu-sabu akan diantar ke daerah Labuhan Batu Selatan (Labusel), sedangkan 13 Kg lainnya dikirim ke Dumai.

"Tersangka E mengaku pernah sekali berhasil mengantar 2 Kg sabu-sabu ke Labuhan Batu Selatan. Dia disuruh seorang laki-laki berinisial M, warga Jalan Medan-Binjai Km 13,5," ujarnya.

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Mereka melakukan pengembangan ke lokasi yang disebut Eka untuk menangkap M.

Jumat (13/11) sekitar pukul 05.00 WIB, tim tiba di Jalan Medan-Binjai. Kedua tersangka diturunkan dari mobil untuk menunjukkan rumah M. Mereka disebut melakukan perlawanan dan melukai petugas hingga ditembak. Keduanya meninggal dunia.

"ES (Eka) dan AF (Abdul Fatah) mengancam keselamatan anggota kami yang melakukan penindakan, maka dilakukan tindakan keras, tepat, dan terukur yang menyebabkan kedua tersangka meninggal dunia. Target kami bukanlah pemakai, tapi para bandar," tutup Martuani.

Kedua jenazah tersangka selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Sementara barang bukti diamankan ke Mako Polres Labuhan Batu guna proses lebih lanjut. (*)

 Sumber : merdeka.com /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]