Hingga Hari Ini, Sudah 257 Orang Positif Covid-19 di Dharmasraya


Ahad, 15 November 2020 - 11:21:35 WIB
Hingga Hari Ini, Sudah 257 Orang Positif Covid-19 di Dharmasraya Ilustrasi

PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN. COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mencatat jumlah total masyarakat positif terpapar virus Covid-19 sudah mencapai 257 orang hingga Minggu (15/11).

"Dari total jumlah tersebut, sebanyak 197 orang sudah dinyatakan sembuh dengan total riwayat kontak erat sudah berada di angka 4.414 jiwa," kata juru bicara satuan gugus tugas setempat, dr Rahmadian, di Dharmasraya, Minggu (15/11).

Kasus yang terbaru, lanjutnya, pada hari ini tercatat penambahan sebanyak enam kasus positif terpapar yakni Pasien 252 atas nama Tn AYP (10), seorang pelajar asal Kecamatan Pulau Punjung yang merupakan kasus Kontak Erat dari pasien sebelumnya.

Kemudian Pasien 253 atas nama Tn E (48), seorang wiraswasta asal Kecamatan Pulau Punjung dengan status kasus kontak erat sekaligus juga sebagai suspek, Pasien 254 atas nama Nn LYF (14), seorang pelajar asal Kecamatan Pulau Punjung yang juga berstatus Kontak Erat dan Suspek.

Selanjutnya, Pasien 255 atas nama Ny N (48), seorang PNS pada Dinas Sosial Kabupaten Dharmasraya asal Kecamatan Pulau Punjung juga berstatus kontak erat dan suspek, Pasien 256 atas nama Tn JS (52), seorang karyawan swasta asal Kecamatan Padang Lawehnyang merupakan kasus kontak erat dan Pasien 257 atas nama Ny K (51), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Sungai Rumbai dengan status suspek.

"Untuk pemantauan terhadap Pelaku Perjalanan sudah tercatat sebanyak 10.745 jiwa dan yang masih dalam proses 444 jiwa, sementara jumlah kasus kontak erat yang sudah selesai pemantauan tercatat sebanyak 3.521 jiwa dengan total suspek kumulatif mencapai 623 jiwa," ungkapnya.

Pada kesempatan itu ia kembali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan kepatuhan menjalankan standar protokol kesehatan yang juga sudah diterbitkan dalam bentuk peraturan daerah provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kenormalan Baru.

Dalam regulasi tersebut, ulasnya, tegas diatur salah satunya tentang penggunaan masker bagi setiap individu selama berada diluar rumah dan tempat keramaian, menyediakan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya.

"Bagi yang kedapatan melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kurungan serta penutupan sementara bagi tempat-tempat umum seperti pertokoan, kedai, cafe dan warung yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer," tutupnya.(*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]