Azril: UPW Tak Perlu Nikah dengan DUDI, Cukup Magang 1 Tahun


Ahad, 15 November 2020 - 14:51:52 WIB
Azril: UPW Tak Perlu Nikah dengan DUDI, Cukup Magang 1 Tahun Seminar Pariwisata Sumbar dan Pelatihan Softskill Dosen Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Rancangan Magang Industri Bersertifikat di Aula Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang (PNP), baru-baru ini.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ketua Ikatan Cendekia Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azahari mengusulkan di samping dibekali sertifikat kompetensi, lama magang mahasiswa program studi (prodi) sebaiknya 1 tahun dan itu disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

Azril menilai, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) lebih membantu usaha besar daripada usaha menengah atau UMKM Pariwisata yang harus diprioritaskan mendapatkan bantuan.

"Kita berharap stakeholder pariwisata berkolaborasi mencari solusi pengembangan pariwisata Indonesia pasca pandemi global Covid-19," ujar Azril dalam Seminar Pariwisata Sumbar dan Pelatihan Softskill Dosen Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Rancangan Magang Industri Bersertifikat di Aula Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang (PNP), baru-baru ini.

Azril menganggap pernikahan perguruan tinggi vokasi khusus jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dengan DUDI tidak berlaku bagi prodi pariwisata. Karena pariwisata adalah dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

 Seperti dilansir dari vokasi.kemdikbud.go.id, Minggu (15/11/2020), Direktur Kursus dan Pelatihan Wartanto menyampaikan bahwa Direktorat Mitras DUDI harus menjadi terdepan dalam membangun jejaring. Keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan DUDI secara otomatis akan ikut menyelaraskan berbagai komponen di dalamnya.

"Kita melihat wujud nyata program ‘link and match’ yang tepat dan strategis antara satuan pendidikan vokasi dengan DUDI, khususnya dalam bidang perhotelan dan kapal pesiar," jelasnya. 

Sejalan dengan pernyataan itu, Direktur Mitras DUDI Ahmad Saufi menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mempertemukan dan menyelaraskan dunia pendidikan sebagai supply side dengan DUDI.

"Selain itu, juga sebagai demand side, khususnya dalam bidang perhotelan dan kapal pesiar agar tercipta sebuah ekosistem pendidikan vokasi yang saling ‘link and match’," tuturnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]