Debat Kandidat Cabup Dharmasraya, 6 Misi Panji-Yos Vs 10 Misi SR- Labuan dalam Pembangunan Daerah


Ahad, 15 November 2020 - 16:21:24 WIB
Debat Kandidat Cabup Dharmasraya, 6 Misi Panji-Yos Vs  10 Misi SR- Labuan dalam Pembangunan Daerah Suasana Pelaksanaan Debat Kandidat Calon Bupati Kabupaten Dharmasraya, yang dipusatkan di Gedung Auditorium Pemeritahan Daerah setempat, kawasan Pulau Punjung, Minggu (15/11).

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN. COM - Pelaksanaan debat kandidat yang merupakan lanjutan tahapan Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, memasuki babak baru dengan telah dipaparkannya visi dan misi masing-masing pasangan calon untuk diuji oleh para panelis dari unsur akademisi yang memiliki kapasitas terukur dibidangnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Pasangan nomor urut 1 atas nama Panji Mursyidan - Yosrisal dalam paparan yang disampaikan oleh calon Bupati Panji Mursyidan, mengungkapkan setidaknya ada enam poin misi pembangunan yang ditawarkan kepada masyarakat pemilih. 

Diantaranya adalah tentang peningkatan akses dan kemudahan layanan kesehatan dengan biaya murah bagi masyarakat daerah itu, memaksimalkan potensi alam dan kepariwisataan serta tata kelola pemerintahan yang baik. 

Sementara, pasangan nomor urut 2 atas nama Petahana Sutan Riska Tuanku Kerajaan-Dasril Panin Datuk Labuan, menawarkan sepuluh misi pembangunan yang menjadi program lanjutan pasangan itu jika terpilih kembali nantinya. 

Tak hanya itu, pasangan calon tersebut dalam paparan yang disampaikan oleh calon Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, juga mengedepankan program-program unggulan terkait peningkatan sumber daya manusia daerah itu, diantaranya usulan penambahan tiga fakultas untuk dikembangkan di Kampus III Universitas Andalas, yang sudah disepakati oleh pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya dengan pihak rektorat Universitas tersebut.

Terkait jaminan layanan kesehatan yang menjadi pertanyaan para panelis, dua pasangan calon tersebut sepakat bahwa memberikan layanan kesehatan yang prima kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban pemerintah daerah. 

Panji Mursyidan menilai kelengkapan infrastruktur pendukung saja belum lah cukup sebagai jaminan untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya diperlukan sebuah tatanan atau sistem layanan kesehatan yang mampu menopang kebutuhan biaya berobat bagi masyarakat agar bisa terjangkau oleh kalangan manapun. 

"Kami masih banyak menemukan adanya keluhan dari masyarakat terkait layanan kesehatan yang diberikan para petugas medis, dan kondisi itu menjadi salah satu titik perhatian kami jika terpilih nantinya, " ungkap Panji. 

Menanggapi hal tersebut, Calon Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menegaskan bahwa upaya peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat daerah itu sudah diupayakan maksimal olehnya pada periode kepemimpinan pertamanya. 

"Untuk upaya mendekatkan layanan medis bagi masyarakat, saat membutuhkan ini Dharmasraya sudah memiliki 15 Puskesmas dan dua unit instalasi rumah sakit yang siap memberikan layanan prima bagi masyarakat, " ulasnya. 

Pada periode kedua nantinya jika kembali dipercaya memimpin, ia bersama calon Wakil Bupati Dasril Panin Datuk Labuan sepakat untuk meningkatkan layanan kesehatan seperti memenuhi seluruh peralatan kesehatan dan perawatan rumah sakit sehingga pada 2023 tidak ada lagi masyarakat Dharmasraya yang harus dirujuk ke rumah sakit lain. 

"Setidaknya Dharmasraya butuh Rp 150 miliar untuk melengkapi fasilitas rumah sakit tersebut, dan Insya Allah kami sanggup menyelesaikannya dalam waktu 3,5 tahun kepemimpinan kami pada periode kedua nantinya, " tegasnya.

Terkait urusan berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, bidang keagamaan juga menjadi titik perhatian kedua calon bupati tersebut sesuai dengan paket program pembangunan yang ditawarkan keduanya. 

Panji Mursyidan menilai, peningkatan sarana prasarana rumah ibadah di permukiman masyarakat merupakan sebuah keharusan dalam menjaga tegaknya ukhuwah islamiyah dan kerukunan beragama serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. 

"Seharusnya pihak pemerintah daerah mengalihkan dana pembangunan gedung Islamic Centre untuk program yang lebih menyentuh bagi masyarakat, " ulasnya. 

Sementara itu, calon Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menilai upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap agama adalah dengan memperkuat struktur organisasi suatu rumah ibadah dengan memberikan insentif bagi imam masjid dan mushalla. 

"Kami sudah melaksanakan program tersebut secara masif, terkait pembangunan kawasan Islamic Centre menurut hemat kami itu merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya pemusatan kajian agama Islam yang tentu juga dibutuhkan oleh umat dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa khususnya di Dharmasraya, " jelasnya. 

Dengan kehadiran gedung tersebut, lanjutnya, disamping sebagai bentuk mengokohkan semangat Ukhuwah Islamiyyah, diharapkan efeknya juga akan dirasakan dalam upaya menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat sekitar. 

"Pembangunan bersifat monumental di bidang keagamaan itu penting karena disamping berfungsi sebagai syiar agama dane fungsi pendidikan agama Islam itu sendiri, multiplier efek yang terjadi atas kehadiran bangunan tersebut akan berdampak langsung terhadap tingkat kunjungan masyarakat daerah lain ke Dharmasraya dan itu artinya akan berbanding lurus dengan peningkatan perputaran uang di tingkat lokal masyarakat setempat, " tutupnya. 

Pantauan Harian Haluan. Com, hingga berita ini diterbitkan kegiatan Debat Publik Pasangan Calon Kepala Daerah Kabupaten Dharmasraya, masih berlangsung dengan tertib dibawah pengawalan ketat petugas gabungan TNI/Polri dan tetap mematuhi standar protokol kesehatan. (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]