Tentukan Zonasi Daerah Covid-19, Satgas Provinsi Sumbar Gunakan 15 Indikator


Ahad, 15 November 2020 - 20:32:03 WIB
Tentukan Zonasi Daerah Covid-19, Satgas Provinsi Sumbar Gunakan 15 Indikator Jasman Rizal

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal untuk menentukan zonasi daerah maka tim Satgas menggunakan sebanyak 15 indikator penting. Dari 15 indikator tersebut terdapat 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan.

"Berdasarkan hasil perhitungan data dengan 15 indikator itu, pada minggu ke-36 pandemi Covid-19 di Sumbar, Satgas menetapkan 8 kabupaten dan kota masuk zona kuning dan 11 lainnya zona oranye," katanya, Minggu (15/11).

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar, 15 indikator tersebut sebagai berikut:

    ⁃    Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
    ⁃    Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
    ⁃    Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
    ⁃    Penurunan laju insidensi kasus positif per-100.000 penduduk
    ⁃    Penurunan angka kematian per-100.000 penduduk
    ⁃    Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
    ⁃    Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
    ⁃    Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
    ⁃    Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif Covid-19
    ⁃    Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19.

"Penetapan ini menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah,” lanjutnya.

Jasman Rizal juga melanjutkan, dengan ditetapkannya status zonasi daerah maka diminta kepada kabupaten kota untuk segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal tersebut bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.(*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]