Bawaslu Dharmasraya Awasi Ketat Proses Produksi dan Distribusi Surat Suara


Senin, 16 November 2020 - 15:23:02 WIB
Bawaslu Dharmasraya Awasi Ketat Proses Produksi dan Distribusi Surat Suara Alde

PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, melakukan pengawasan ketat terkait produksi dan proses distribusi surat suara yang akan digunakan pada tahapan pungut hitung suara pilkada serentak kali ini, pada 09 Desember 2020.

"Saat ini kami sedang mengawasi proses pencetakan surat suara di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, kegiatan ini dilakukan masih dalam kewenangan Bawaslu serta menindaklanjuti instruksi Bawaslu RI," kata Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan pada lembaga tersebut, Alde, saat dihubungi di Dharmasraya, Senin (16/11).

Dalam hal ini, lanjutnya, pihak Bawaslu bertugas mengawasi proses cetak sesuai dengan desain yang diserahkan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, proses pengepakan hingga proses distribusi oleh armada pengiriman menuju gudang logistik KPU di Dharmasraya.

Kemudian, jelasnya, pengawasan ketat juga akan dilakukan bersama pihak KPU pada kegiatan pelipatan surat suara tersebut, guna memastikan tidak ada yang rusak atau tercoblos.

"Setelah itu upaya pengawasan terhadap surat suara tersebut dilanjutkan dengan tahapan distribusi hingga ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara berjenjang dengan melibatkan seluruh komponen yang tergabung dalam Bawaslu Dharmasraya dan pihak terkait lainnya," jelas Alde.

Disinggung terkait item pengawasan lainnya yang juga menjadi objek perhatian pihak Bawaslu setempat, komisioner lainnya, Laila Husni, menambahkan dalam proses pencetakan surat suara maupun logistik Pilkada lainnya jumlahnya harus tepat, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas dan efisien dalam proses pengadaan maupun sampai pendistribusian.

"Kami ingatkan seluruh penyelenggara Pilkada terutama KPU sampai di KPPS agar pelaksanaan Pilkada berjalan sesuai aturan yang ada. Tugas kami di Bawaslu untuk mengingatkan sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran,” katanya.

Terpisah komisioner KPU Dharmasraya, Zainal Efendi mengatakan, pihaknya juga ikut mengawasi proses cetak suara Pilkada 2020, antara lain mengecek terlebih dahulu sampel surat suara sebelum dicetak semuanya.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan surat suara yang dicetak sesuai dengan yang sudah disepakati kedua pasangan calon peserta pilkada di Dharmasraya. “Memang harus dicek dengan teliti sebelum dicetak agar tidak ada kesalahan,” pungkasnya.(*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]