Ini Kronologis Kejadian dan Penangkapan Pelaku Pencurian Sepeda Motor


Selasa, 17 November 2020 - 19:12:28 WIB
Ini Kronologis Kejadian dan Penangkapan Pelaku Pencurian Sepeda Motor Barang Bukti sepeda angin

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dapit (35) ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Penangkapan pelaku tak jauh dari kediamannya kawasan Surau Balai, Kelurahan Surau Balai, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengungkapkan kronologis penangkapan pelaku tersebut. Berawal dari laporan polisi nomor LP/613/B/XI/2020/RESTA SPKT UNIT II, tanggal 16 November 2020.

"Saat dilakukan penyelidikan, didapatlah informasi bahwa pelaku sedang berada di Simpang Anduring Kecamatan kuranji. Kemudian Tim Opsnal merapat ke lokasi untuk mencek kebenarannya. Ternyata memang berada di lokasi yang telah diinformasikan," katanya.

Ditambahkannya, pelaku pun ditangkap tanpa ada perlawanan bersama barang bukti berupa satu buah sambungan ujung besi kunci leter T, uang tunai Rp136 ribu dan satu buah sepeda angin merk Polygon warna hijau.

"Saat diidentifikasi, pelaku mengakui sepeda motor merk Yamaha Mio warna hitam BA 5453 BX telah dijualnya kepada Oki (DPO) seharga Rp700 ribu," ungkap Rico.

Selain itu, kepada polisi juga mengungkapkan aksi pencurian yang dilakukan. Bahwasanya perbuatan itu dilakukan pelaku pada 08 November 2020 sekira pukul 04.00 WIB dikawasan Lubuk Minturun.

"Berawal ketika pelaku melihat sebuah motor yang terparkir di halaman rumah korban. Kemudian ia mendatangi dan mengeluarkan kunci leter T untuk membobol paksa kontak motor itu," sebut Rico.

"Setelah berhasil membobol dan menghidupkannya, motor tersebut dibawa ke rumahnya di kawasan Surau Balai. Namun sebelum ia meninggalkan lokasi, pelaku juga mengambil sebuah sepeda angin dan menyembunyikan di rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi pencurian," jelasnya lagi.

Sesampainya di Surau Balai, kata dia, sepeda motor yang dibawa kabur diparkirkan di rumahnya. Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB, pelaku kembali ke Lubuk Minturun bermaksud untuk menjemput sepeda angin tersebut.

"Setelah itu, pelaku menjual sepeda motor kepada OKI (DPO) seharga Rp700 ribu. Sedangkan uang tersebut dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya," tandasnya. (*)

Reporter : Buliza Rahmat / Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]