Begini Penjelasan Pemprov DKI Jakarta Soal Acara Maulid Nabi di Petamburan


Selasa, 17 November 2020 - 22:09:47 WIB
Begini Penjelasan Pemprov DKI Jakarta  Soal  Acara Maulid Nabi di Petamburan Gubernur Anies Baswedan adalah salah satu pihak yang dipanggil oleh Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di rumah Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan. (Antara)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Pemprov DKI Jakarta tahu soal acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, melalui media sosial (medsos). 

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pemprov DKI kemudian melayangkan surat ke FPI agar menerapkan protokol kesehatan dalam acara tersebut.

Riza mengatakan melalui Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara mengirimkan surat kepada panitia untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu sebagai bentuk inisiatif dari Pemprov DKI Jakarta.

"Surat itu kan karena kita tahu mau ada (acara). Itu kan berita di media sosial ramai, nah kita berinisiatif. Nah itu kan luar biasa kita berinisiatif," ujar Riza kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).

"Ya, pokoknya informasi yang kami terima adalah bahwa tim kita mendengar adanya rencana (maulid), untuk itu pemprov melalui kota madya melalui Pak Wali Kota melayangkan surat agar pelaksanaan kegiatan memenuhi protokol COVID-19, maulidnya bukan enggak boleh, tapi boleh," sambungnya.

Meski demikian, Riza menyebut izin keramaian bukan pada ranah Pemprov DKI. Melainkan berada di pihak kepolisian.

"Izin keramaian itu bukan kepada Pemda. Izin keramaian itu kepada kepolisian, kalau kepada Pemda, umpamanya mau pinjam Monas, gitu lho," katanya.(*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]