Sosok Penting saat Identifikasi Tragedi Lion Air PK-LQP Menjadi Kabiddokkes Polda Sumbar


Selasa, 17 November 2020 - 23:18:19 WIB
Sosok Penting saat Identifikasi Tragedi Lion Air PK-LQP Menjadi Kabiddokkes Polda Sumbar Kombes Pol drg. Lisda Cancer.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Mutasi di tubuh Polri mulai tingkat Mabes hingga Polres kembali bergulir, termasuk Polda Sumbar. Empat Pejabat Utama pun masuk dalam mutasi tersebut. Menariknya, dalam mutasi yang dilakukan di Polda Sumbar, ada sosok yang memang sudah tidak asing lagi, terlebih di mata para pekerja media.

Dia adalah Kombes Pol drg. Lisda Cancer, sosok penting dalam penanganan korban tragedi Lion Air PK-LQP LNI 610 (Boeing 737-8 Max) yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang 29 Oktober 2018 lalu. Dia dipercayakan untuk menggantikan Kombes Pol dr. Sucipto yang kini ditarik ke Pusdokkes Polri.

Di balik sosoknya sebagai polisi, siapa sangka jika Lisda merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia. Wanita yang sudah berusia 51 tahun ini tertarik bergabung dengan kepolisian lantaran seniornya di Resimen Mahasiswa (Menwa) banyak yang menjadi anggota TNI dan Polri. 

Dilansir dari tribunnews, gara-gara terinspirasi seniornya itu, Lisda pun akhirnya memutuskan untuk mengikuti sekolah perwira selepas lulus FKG tahun 1994. Setelah itu, dia masuk pendidikan polisi sembilan bulan dengan penempatan pertamanya di sekolah polisi wanita dari 95 hingga 2003. Kemudian, ikut pendidikan sekolah lanjutan perwira, terus sampai tahun 2004.

Barulah pada tahun 2004, ibu dari tiga orang anak ini bergabung ke Pusdokkes Polri di bidang kedokteran kepolisian dan menjadi anggota tim forensik Polri. Awal karir dirinya di forensik pun terbilang cukup berat. Pada tahun pertama bekerja, dia sudah menangani kasus pengeboman Kedutaan Australia 2004 silam.

Berselang lima tahun, tepatnya pada tahun 2009, wanita kelahiran tahun 1968 ini juga terlibat dalam tim yang mengindentifikasi pelaku bom JW Mariot dan Ritz Carlton. Terakhir, kasus bom bunuh yang terjadi di Surabaya pada Mei 208 lalu, yang para pelakunya merupakan satu keluarga, dia juga tangani.

Hingga menjadi Ketua Tim DVI dalam penanganan para korban tragedi Lion Air PK-LQP LNI 610 (Boeing 737-8 Max) yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang 29 Oktober 2018 lalu. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]