Harga Bahan Pangan di Padang Fluktuatif


Kamis, 19 November 2020 - 10:39:49 WIB
Harga Bahan Pangan di Padang Fluktuatif Potret pedagang sayur mayur di Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah komoditas bahan pangan masih mengalami fluktuasi baik kenaikan maupun penurunan di Pasar Raya Padang. Fliktuasi harga tersebut disebabkan ketersediaan dan memasuki Natal dan Tahun Baru 2021 sehingga sebagian harha mulai menunjukkan peningkatan.

Dari pantauan Harianhaluan.com di lokasi, harga sayur kangkung Rp5.000 per ikat, toge Rp12.000 per kg, pucuk ubi putih Rp7.000 per ikat, buncis Rp12.000 per kg, terong Rp6.000 per kg, sawi Rp10.000 per kg, brokoli Rp15.000 per kg.

Tomat dari Rp5.000 per kg menjadi Rp10.000 per kg, petai Rp20.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg, telur Rp45.000 per limpan menjadi Rp50.000 per limpan, kacang hijau dari harga sebelumnya Rp16.000 per kg menjadi Rp24.000 per kg.

Sedangkan harga jenggol dari Rp5.000 per 10 biji sekarang menjadi Rp10.000, gula merah Payakumbuh Rp24.000 per kg, gula merah Pasaman Rp20.000 pe kg.

Upiak, salah seorang pedagang mengatakan, harga naik atau turun dengan cepat tergantung pasokan. Dia sebagai pedagang kecil tidak bisa berbuat banyak apalagi mengubah harga. Kemungkinan memang ada pihak-pihak tertentu yang menahan pasokan.

"Pasokan tentunya mempengaruhi harga. Untuh harga kentang masih Rp12.000 per kilogram, yang naik itu harga tomat dari Rp5.000 per kilo jadi Rp10.000 per kilo," sebut Upiak, Kamis (18/11/2020).

Berbeda disampaikan Sima, pedagang sayur. Menurut dia, pengunjung pasar dalam satu bulan terakhir ini sudah mulai ramai karena situasi new normal. Meskipun demikian, kata dia, tetap tidak berpengaruh kepada penjualannya.

"Walaupun sudah ramai (pengunjung) tapi jualan tetap sama. Kalau sore hari sayur ini dijual Rp2.000 per ikat pun juga tidak banyak yang membeli," kata Sima.

Sima menyebutkan, untuk harga sayur masih tetap stabil. Naiknya itu ketika bulan puasa, dan hari-hari besar. Kalau untuk tahun baru paling banyak dicari ayam maka wajar kalau harganya turun naik karena mendekati penghujung tahu.

"Harga sayur aman, tapi kalau ayam iya naik, sekarang Rp30.000 per kilo. Mungkin banyak permintaan," kata Sima.

Seorang pembeli, Ayat mengatakan untuk kenaikan beberapa bahan pangan ini dirasa masih wajar. Meskipun perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 masih sebulan lagi, ditambah kondisi cuaca maka wajar kalau harga kebutuha pokok fluktuatif.

"Masih wajar kalau naik turun, biasanya setiap tahun selalu seperti ini. Apalagi mau tahun baru pasti banyak masyarakat yang mempersiapkan hura-hura tahun baru," tkasnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]