Tumbang Akibat Covid-19, Sejumlah Kios di SPR Plaza Padang Tutup


Jumat, 20 November 2020 - 01:09:54 WIB
Tumbang Akibat Covid-19, Sejumlah Kios di SPR Plaza Padang Tutup Suasana terbaru SPR Plaza Padang, sejak pandemu Covid-19 banyak kios yang tutup.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat sejumlah kios di Sentral Pasar Raya (SPR) Palza Padang tutup, termasuk Gerai Matahari Departement Store. Hal itu pun berimbas ke para penjual pakaian yang biasa berdagang di SPR, namun kali ini sepi pembeli.

Dari pantauan Harianhaluan.com di lokasi, Kamis (19/11/2020) kemarin, sejak pukul 14.00 WIB suasana di SPR Plaza Padang di lantai dua tidak terlihat orang berlalu lalang. Kios-kios yang berada di lantai dua tersebut tampak sepi dari aktivitas jual beli, hanya ada 2 dan 3 yang membuka kios untuk berjualan dari puluhan kios yang berjejer.

Sebelum corona merebak, biasanya pukul 11.00 WIB SPR Plaza Padang sudah ramai dikunjung pembeli. Karena kios-kios di sini rata-rata buka pukul 09.00 WIB, apalagi menjelang sore pasti selalu ramai.

Tapi kali ini, hanya beberapa orang yang lewat sambil melintas. Mirisnya, gerai Matahari Department Store tampak bak rumah hantu karena sudah tidak ada lagi aktivitas jual beli, eskalatornya pun sudah ditutupi pembatas kayu sebagai tanda tidak lagi beroperasi.

Namun, di lantai satu masih terlihat cukup ramai kios-kios yang buka, sekarang juga sudah ada arena permainan anak meskipun hanya berukuran kecil. Rata-rata kios yang masih bertahan, para pedagang yang berjualan pakaian dan sepatu, termasuk J-CO dan Breadtalk.

Edi, salah seorang pedagang di SPR Plaza Padang mengatakan, sejak pandemi virus Corona banyak pedagang yang memilih menutup kiosnya, karena betul-betul berpengaruh kepada pedagang. Pembeli yang biasanya datang sekarang juga tidak terlihat berkunjung ke SPR.

"Dulu sebelum corona tempat ini selalu ramai pembeli ataupun pengunjung yang sekedar melihat-lihat yang dijual di sini. Tapi sekarang tidak lagi, benar-benar sepi," kata Edi yang masih berjaga di kios jualannya.

Edi menambahkan, pelanggannya yang biasa datang ke kios sekarang juga tidak ada lagi berkunjung. Akibatnya omset penjualannya dimasa pandemi ini cukup turun drastis. Jika pun ada yang pembeli jumlahnya bisa dihitung jari padahal sekarang Sumbar sudah memasuki Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Mau penerapan AKB, juga tidak berpengaruh tetap saja sepi. Saya mencoba bertahan untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan hidup," ujar Edi.

Sepinya pembeli selama pandemi ini, sambung Edi, adalah yang paling parah selama dirinya berjualan di SPR Plaza Padang. Pandemi Covid-19 ini membuat pemasukannya turun drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau omzet menurun sekitar 75 persen lah dibanding tahun lalu. Memang dari awal jualan agak pesimis bakal ramai, tapi enggak nyangka separah ini," ujarnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]