Dharmasraya Catatkan Penambahan 13 Kasus Suspek Positif Covid-19 Hari Ini


Jumat, 20 November 2020 - 13:53:42 WIB
Dharmasraya Catatkan Penambahan 13 Kasus Suspek Positif Covid-19 Hari Ini Ilustrasi

PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mencatatkan sebanyak 13 kasus suspek positif baru masyarakat terpapar virus pandemi Covid-19, Jumat (20/11). 

Juru bicara satuan gugus tugas tersebut, dr Rahmadian, di Dharmasraya, mengatakan sebagian besar kasus suspek tersebut terbanyak asal Kecamatan Pulau Punjung, disusul Kecamatan Sitiung dan Kecamatan IX Koto. 

"Masing-masing kasus tersebut tercatat sebagai Pasien 264 atas nama Tn DAEP (36), seorang anggota Polri asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 265 atas nama Ny FE (35), seorang guru PNS asal Kecamatan Pulau Punjung dan Pasien 266 atas nama Ny YCF (25), seorang anggota Polri asal Kecamatan Pulau Punjung," ungkapnya. 

Selanjutnya, Pasien 267 atas nama Tn AS (35), seorang wiraswasta asal Kecamatan Sitiung, Pasien 268 atas nama Ny DR (35), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 269 atas nama Nn KDI (8), seorang pelajar Sekolah Dasar asal Kecamatan Sitiung.

Kemudian, Pasien 270 Nn MDA (3), anak usia dini asal Kecamatan Sitiung, Pasien 271 Ny S (59), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Sitiung, Pasien 272 atas nama Tn A (45), seorang PNS asal Kecamatan Pulau Punjung.

"Berikutnya Pasien 273 atas nama Ny EM (61), seorang pensiunan asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 274 atas nama Ny MAF (37), seorang guru  PNS asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 275 atas nama Nn TS (24), seorang Bidan asal Kecamatan Sitiung dan Pasien 276 atas nama Tn HZ (65), seorang petani asal Kecamatan IX Koto yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Universitas Andalas," paparnya.

Dengan penambahan jumlah kasus tersebut, pihaknya kembali memperbaharui data penanganan Covid-19 di daerah itu yakni jumlah kasus positif sudah mencapai 276 kasus dan 215 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. 

Ia menambahkan, dengan masih terjadinya penambahan jumlah masyarakat terpapar virus tersebut maka diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan untuk menerapkan standar adaptasi kebiasaan baru yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Standar tersebut sudah diterbitkan dalam bentuk peraturan daerah provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kenormalan Baru, tegas diatur salah satunya tentang penggunaan masker bagi setiap individu selama berada di luar rumah dan tempat keramaian, menyediakan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya. 

"Bagi yang kedapatan melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kurungan serta penutupan sementara bagi tempat-tempat umum seperti pertokoan, kedai, kafe dan warung yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan atau handan sanksi denda hingga penutupan sementara tempat usahanya, " tutupnya.(*)

Reporter : Rully Firmansyah / Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]