Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Percepatan Ekonomi Digital


Jumat, 20 November 2020 - 23:16:08 WIB
Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Percepatan Ekonomi Digital Presiden Jokowi memberikan sambutan virtual pada ajang Google for Indonesia 2020, Rabu (18/11). (Sumber: tangkapan layar youtube Google Indonesia)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Krisis akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini harus dimanfaatkan untuk melakukan percepatan pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam sambutan virtualnya pada ajang Google for Indonesia (Google4ID) 2020, Rabu (18/11/2020) lalu.

“Ini adalah kesempatan untuk mengejar ketertinggalan kita di saat banyak negara maju mengalami kemunduran, kesempatan untuk membenahi berbagai kelemahan fundamental, kesempatan untuk mengeksekusi strategi besar kita.  Salah satu momentum yang bisa kita manfaatkan adalah percepatan pengembangan ekonomi digital,” ujarnya.

Disampaikan Presiden, potensi pasar digital Indonesia tumbuh sangat menjanjikan. Penetrasi pasar internet setiap tahun juga meningkat sangat signifikan dan  infrastruktur digital telah dibangun menjangkau seluruh pelosok negeri.  “Saya yakin ekonomi digital akan bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru,” jelasnya seperti dilansir laman Setkab.go.id. 

Ekonomi digital, imbuhnya, juga sangat potensial dikembangkan pada sektor UMKM. “Ada 64 juta UMKM, baru 8 juta atau 13 persen saja yang terintegrasi dengan teknologi digital. Jika seluruhnya terintegrasi dengan teknologi digital, pertumbuhannya akan semakin besar,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan, percepatan ekonomi digital membutuhkan dukungan ekosistem usaha yang kondusif. Untuk itu, pemerintah telah melakukan reformasi regulasi besar-besaran melalui Undang-Undang Cipta Kerja. “Dengan Undang-Undang Cipta Kerja, UMKM akan lebih mudah membuka usaha baru. Regulasi yang rumit menjadi lebih sederhana, proses perizinan diintegrasikan, dibuat simpel dan transparan dengan bantuan teknologi,” ungkapnya.

Dikatakan Kepala Negara, perbaikan ekosistem usaha akan terus dilakukan, bukan hanya dalam penyederhanaan perizinan tapi juga akses pada pembiayaan. “Pemerintah telah mempermudah akses UMKM mendapatkan kredit usaha dengan bunga yang semakin rendah, dengan persyaratan-persyaratan yang tidak memberatkan, terutama bagi start-up yang baru membuka usaha,” ujarnya. (*)

Reporter : Agoes Embun /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]