Update Kasus Covid-19 di Dharmasraya Hari Ini: Tambah 2 Positif Baru dari Ibu Melahirkan dan Ibu Hamil


Sabtu, 21 November 2020 - 12:03:05 WIB
Update Kasus Covid-19 di Dharmasraya Hari Ini: Tambah 2 Positif Baru dari Ibu Melahirkan dan Ibu Hamil Ibu hamil dan ibu melahirkan terpapar virus Covid-19 di Dharmasraya

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mencatatkan penambahan dua kasus baru masyarakat positif terpapar virus Covid-19, Sabtu (21/11). 

"Dua kasus tersebut terjaring dari hasil uji swab terhadap pasien ibu yang sudah melewati fase persalinan atau melahirkan dan ibu yang sedang memasuki fase melahirkan, "kata perwakilan juru bicara satuan gugus tugas setempat, Apriati Tri W, di Dharmasraya. 

Pasien tersebut, lanjutnya, masing-masing tercatat sebagai Pasien 277 atas nama Ny A (25), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Koto Besar yang diketahui baru menjalani proses persalinan pada Jum'at (20/11) malam. 

Kemudian Pasien 278 atas nama Ny AD (29), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Sitiung yang diketahui sedang menunggu fase melahirkan yang diperkirakan pada 04 Desember 2020.

Ia mengatakan, dengan terjadinya penambahan kasus positif tersebut maka pada kesempatan itu pihaknya kembali memperbaharui data penanganan Covid-19 dengan jumlah total kasus positif sebanyak  278 orang dan 224 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh atau terjadi penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 9 orang dari sebelumnya. 

Pihaknya juga mencatatkan sebanyak 8 orang kasus suspek dengan jumlah suspek kumulatif sudah mencapai 627 kasus dan telah melakukan pemantauan terhadap 10.811 jiwa dan 272 jiwa diantaranya masih dalam proses pengamatan. 

Terkait kasus Kontak Erat, lanjutnya, hingga saat ini sudah dilakukan upaya tracing dan tracking terhadap  4.333 jiwa berdasarkan riwayat terhadap pasien terkonfirmasi positif terpapar dari hasil uji swab pihak laboratorium, dan sebanyak 3.589 jiwa diantaranya sudah selesai menjalani proses pemantauan. 

"Dengan masih terjadinya penambahan jumlah masyarakat terpapar virus tersebut maka diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan untuk menerapkan standar adaptasi kebiasaan baru yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, " ajaknya. 

Standar tersebut, lanjutnya, sudah diterbitkan dalam bentuk peraturan daerah provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kenormalan Baru, tegas diatur salah satunya tentang penggunaan masker bagi setiap individu selama berada diluar rumah dan tempat keramaian, menyediakan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya. 

"Bagi yang kedapatan melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kurungan serta penutupan sementara bagi tempat-tempat umum seperti pertokoan, kedai, cafe dan warung yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer akan dikenakan sanksi denda hingga penutupan sementara tempat usahanya, " tutupnya

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]