Ini Trik Menggoreng Ayam Bumbu Tradisional Agar Gurih Garing ala Pedagang Nasi Uduk


Ahad, 22 November 2020 - 08:23:24 WIB
Ini Trik Menggoreng Ayam Bumbu Tradisional Agar Gurih Garing ala Pedagang Nasi Uduk Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ayam bumbu tradisional yang digoreng garing paling enak dimakan hangat. Untuk itu kamu perlu memperhatikan cara menggorengnya agar hasilnya garing.

Ayam berbumbu kuning dan bacem atau lengkuas paling enak digoreng kering. Rasanya kering renyah di luar tetapi daging ayamnya empuk dan juicy meresap bumbunya.

Cara menggoreng ayam terlihat gampang, tinggal memasukkan ayam berbumbu ke dalam minyak panas. Tetapi ada trik menggoreng yang biasa dilakukan oleh penjual ayam goreng atau nasi uduk. Trik sederhana yang menghasilkan ayam goreng garing.

Yang perlu diingat, ayam yang sudah dibumbui atau diungkep bumbu, sudah dalam keadaan matang. Meskipun tak digoreng ayam sudah siap santap. Karena itu proses menggoreng hanya untuk mengeringkan bagian luarnya saja. Sekaligus memberi rasa renyah kering yang enak.

Beberapa hal ini perlu diperhatikan saat menggoreng ayam berbumbu tradisional agar hasilnya kering renyah di luar tetapi lembut juicy di bagian dalamnya.

1. Potongan ayam
Umumnya ayam yang dipakai adalah ayam kampung atau ayam jantan. Dipotong menjadi 4 bagian, tetapi bisa juga dipotong 8 atau bahkan 12 bagian. Potong ayam sesuai selera.

Potongan ayam yang besar akan memerlukan waktu lebih lama untuk menjadi kering. Karenanya gorenglah ayam dengan potongan yang sama besar agar bisa kering dalam waktu bersamaan.

2. Ukuran wajan
Yang paling tepat untuk memasak dengan teknik deep frying atau menggoreng dalam minyak banyak adalah dengan wajan bentuk wok yang cekung. Atau kamu bisa memakai panci pendek. Agar bisa menampung minyak lebih banyak.

Hindari menggunaka wajan datar untuk menggoreng. Jika ayam tak terendam minyak dengan baik, bisa gosong sebagian atau menyerap minyak terlalu banyak dan bagian luarnya tidak bisa garing.

3. Jumlah Minyak
Minyak bersih atau minyak jelantah bersih bisa dipakai menggoreng ayam. Jangan pelit dengan minyak. Isi wajan cekung atau panci datar dengan minyak hingga 2/3 tingginya.

Tunggu hingga minyak benar-benar sudah panas. Masukkan potongan ayam secukupnya. Jangan terlalu banyak memasukkan ayam karena suhu minyak akan turun, bagian luar ayam tidak bisa garing atau kering renyah.

4. Bumbu
Sebelum menggoreng ayam berbumbu sebaiknya sisihkan dulu, atau bersihkan bumbu yang terlalu banyak lengket pada ayam. Karena bumbu ini akan membuat ayam cepat gosong dan minyak jadi kotor.

Kumpulkan sisa bumbu ayam untuk digoreng terpisah. Setelah ayam kering, kamu bisa menggoreng sisa bumbunya. Taruh sisa bumbu dalam sendok peniris lalu rendam dalam minyak panas beberapa saat lalu angkat. Taburkan ke atas ayam goreng.

5. Goreng basah
Selain digoreng kering, ayam goreng ala Sunda justru dikenal karena gaya ayam goreng basahnya. Ayam kampung atau jantan biasanya dibumbu kuning. Setelah diungkep dan ditiriskan lalu digoreng sekejap dalam minyak panas.

Gunakan minyak banyak dan panaskan dengan api sedang. Setelah minyak panas, celupkan potongan ayam beberapa detik lalu angkat dan tiriskan.

Cara menggoreng ayam ini sama dengan menggoreng ayam pop khas Minang. Minyak yang meresap sedikit dalam ayam akan membuat ayam sedikit basah dan rasa gurihnya enak.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]