Pemkab Mentawai Sudah Kucurkan Rp305,8 Juta untuk Sewa Hotel Khusus Ruang Isolasi


Ahad, 22 November 2020 - 10:39:47 WIB
Pemkab Mentawai Sudah Kucurkan Rp305,8 Juta untuk Sewa Hotel Khusus Ruang Isolasi Pemkab Mentawai sedikitnya telah mengucurkan anggaran sebesar Rp305,8 juta untuk menyewa hotel dan wisma dijadikan sebagai ruang isolasi untuk pemulihan pasien positif Covid-19.

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penaganan Covid-19 Mentawai tampaknya serius dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat terpapar virus corona. 

Untuk pemulihan pasien Covid-19, Pemkab Mentawai sedikitnya telah mengucurkan anggaran sebesar Rp305,8 juta untuk menyewa hotel dan wisma dijadikan sebagai ruang isolasi untuk pemulihan pasien positif Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Mentawai Novriadi saat konferensi pers di aula Sekretariat Daerah Mentawai, Sabtu (21/11) sore bersama sejumlah awak media. Hotel dan wisma tersebut, kata dia, berada di dua lokasi, yakni Hotel Turonia di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara dan Wisma Lestari di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap. 

"Kita melihat kasus positif Covid-19 terjadi peningkatan untuk itu pemerintah mengambil kebijakan untuk mengontrak hotel untuk percepatan pemulihan pasien, untuk Hotel Turonia kita kontrak selama sebesar Rp150 per kamar per hari itu susah termasuk pajak, dengan jumlah 26 kamar, kemudian Wisma Lestari ada 14 kamar dengan harga Rp 171 ribu per kamar per hari," paparnya.

Ia menyebutkan Wisma Lestari dikontrak selama satu bulan sejak 14 November hingga 14 Desember 2020 mendatang dengan nilai kontrak Rp 71,8 juta lebih, berbeda dengan nilai kontrak Hotel Turonia selama dua bulan yaitu Rp 234 juta sudah termasuk pajak. Beberapa kamar diisi oleh petugas medis yang melakukan pengecekan kesehatan pasien. 

Ia menyebutkan pemerintah telah menilai fasilitas khusus home stay Mapaddegat yang dibangun tempo hari lalu sudah tidak efektif lagi untuk dijadikan ruang isolasi, sebab dari penilaian tim Satgas Covid-19 Mentawai melihat terjadi penambahan lama pemulihan pasien. 

"Kita dari pemerintah melihat fasilitas khusus home stay Mapaddegat tidak layak dijadikan sebagai ruang isolasi, karena terjadi penambahan hari lama pemulihan pasien, karena kondisi tempat dan lingkungan yang tidak nyaman, nah untuk memberikan rasa nyaman kita menyewa hotel. Memang kalau kita melihat Wisma Lestari tidak ideal untuk dijadikan ruang isolasi, karena dekat dengan pemukiman penduduk, tetapi kita tidak punya pilihan lain," tukasnya.

Pada kesempatan yang sama Juru Bicara Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mentawai Lahmuddin Siregar menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Mentawai saat ini telah menembus 183 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, setelah adanya penambahan 5 kasus baru positif Covid-19 Sabtu (21/11).

"Informasi terkait penanganan kasus Covid-19 di Mentawai saat ini total kasus terkonfirmasi sudah mencapai 183 orang dan yang dinyatakan sembuh 147 orang, jadi yang masih dirawat atau diisolasi sebanyak 36 orang dan dirawat di beberapa tempat atau fasilitas," paparnya.(*)

Reporter : Redi /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]