L'ile Chocolate, Kafe Coklat Hand Made di Kota Padang


Ahad, 22 November 2020 - 12:48:13 WIB
L'ile Chocolate, Kafe Coklat Hand Made di Kota Padang L'ile Chocolate hadir dengan menyuguhkan tempat dan makanan serba coklat.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Berbicara mengenai coklat tentu tak ada habisnya. Bagi Anda yang menyukai coklat dalam bentuk varian apapun, sempatkan mampir ke sebuah kafe coklat yang ada di Kota Padang ini. Beralamat di Jalan Thamrin No 39 Kota Padang, L'ile Chocolate hadir dengan menyuguhkan tempat dan makanan serba coklat.

Selain makanan dan minuman serba coklat, tempat yang Instagrammable juga menambah kesan estetik L'ile Chocolate itu. L'ile Chocolate juga hadir dengan tampilan menarik seperti adanya garden dengan kursi dan tanaman yang menghiasi bagian depan. Kemudian, Anda juga bisa memilih tempat di lantai 2 dengan pemandangan sambil melihat keramaian jalan utama.

Coklat 'hand made' tersebut pertama kali dibuat oleh Priscilla Partana yang juga merupakan pemilik dari L'ile Chocolate. Priscilla sukses menyuguhkan coklat lokal Sumatra Barat menjadi cemilan berkelas dengan berbagai varian rasa. Pernahkah Anda mencoba coklat dengan rasa rendang ? Tentu saja, Anda bisa mencobanya di L'ile Chocolate. 

Memiliki ide unik dengan mengolah coklat dengan varian rasa tak biasa membuat L'ile Chocolate banyak disukai masyarakat. Tak hanya itu, coklat yang dijual di L'ile Chocolate menjadi salah satu oleh-oleh wajib yang dibawa wisatawan sepulang dari Kota Padang. Saat dihubungi Harinahaluan.com, Minggu (22/11) Piscilla mengatakan ide membuat chocolate factory ia dapatkan dari perjalanannya selama menempuh pendidikan di Prancis.

Ia bercerita, selama menempuh pendidikan di Prancis, dirinya melihat orang Eropa sangat bangga dengan produk yang mereka hasilkan sendiri. "Saya mengambil kuliah di bidang kuliner, selain ingin menciptakan chocolate factory sendiri saya juga ingin meningkatkan rasa peduli masyarakat Indonesia terhadap produk mereka sendiri," sebutnya.

Pasalnya, ia melihat banyak masyarakat Indonesia khususnya Kota Padang yang belum terlalu peduli terhadap produk yang dihasilkan sendiri. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Prancis, Priscilla kembali ke Indonesia dan melihat biji coklat yang dijual ke luar negeri diolah di pabrik dan masyarakat Indonesia membeli coklat yang sebenarnya produk Indonesia asli.

"Indonesia merupakan negara urutan ketiga penghasil kakao terbesar di dunia. Sedangkan Sumbar merupakan provinsi kedua penghasil kakao terbesar di Indonesia. Saya bertanya kenapa kita harus membeli yang sebenarnya itu produk asli kita sendiri," jelasnya.

Priscilla juga bercita-cita akan menjadikan L'ile Chocolate sebagai destinasi wisata baru dan menjadi salah satu tempat untuk bereksperimen dengan coklat. Dirinya mengambil bahan baku dari petani lokal setempat dan meroasting dan mengolah sendiri. Selain coklat rasa rendang, di sana juga tersedia berbagai varian rasa seperti almond, kelapa, kismis, dan lainnya.

Untuk 75 gr dark coklat dihargai Rp 40 ribu saja. Kemudian, untuk coklat berbagai varian rasa dengan berat 75 gr hanya dijual Rp 42 ribu saja. Di sana juga ada berbagai pilihan menu minuman coklat dengan rentangan harga Rp 22 ribu hingga 25 ribu saja. Untuk cake coklat dijual mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu.

L'ile Chocolate buka setiap hari pada pukul 08.00-20.30 WIB. Jika berkunjung, Anda tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Cintai produk sendiri dengan membeli dan menggunakan hasil produksi sendiri. Selamat mencoba.(*)

Reporter : Merinda Faradianti / Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]