Mahyeldi-Audy Joinaldy Menuju Kursi Gubernur, Suharso Monoarfa: Semangat Kebangkitan PPP di Sumbar


Senin, 23 November 2020 - 19:59:54 WIB
Mahyeldi-Audy Joinaldy Menuju Kursi Gubernur, Suharso Monoarfa: Semangat Kebangkitan PPP di Sumbar Cawagub Sumbar Audy Joinaldy (kiri), Plt Ketua Umum (Ketum) PPP Suharso Monoarfa (tengah), dan Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi (kanan).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Plt Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa menginstruksikan seluruh kader partai berlambang ka'bah itu untuk merangkul seluruh elemen masyarakat di Sumbar. Hal ini bertujuan agar bisa mendulang perolehan suara dan menjemput kebangkitan PPP.

Suharso Monoarfa menegaskan kepada seluruh anggota PPP Sumbar agar ikhtiar sekuat tenaga dalam memenangkan pasangan calon Mahyeldi-Audy. Salah satunya dengan meyakinkan suara hati masyarakat.

Baca Juga : Tindak Pidana Pilkada, Kadis PMD dan Lima Kades Masuk Penjara

"Dengan segala kerendahan hati dengan kemampuan kita seluruh kader yang berada di wilayah Sumbar untuk memenangkan pasangan yang diusung oleh PPP dan PKS. Pasangan Calon Gubenur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Sumbar, Mahyeldi-Audy Joinaldy," tegas Suharso.

Lebih lanjut, kata Suharso, dengan terpilihnya Audy yang merupakan salah satu kader terbaik PPP diharapkan Partai berlambang Ka'bah itu dapat kembali berkibar di Sumbar.

Baca Juga : Sidang Pembuktian Gugatan Pilgub Kabupaten Solok Selesai, Diputuskan pada Maret

"Jadi perintah ini jelas kita harus memenang Audy. Agar kita akan kembali berkibar di Sumbar," sambung Suharso.

Selain itu, Suharso juga mengatakan agar para kader bergerak untuk memenangkan pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabub), Hariadi dan Novi Endri di Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Agam pada 9 Desember 2020.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah, Segeralah Tunaikan Janji-janji Politik!

"Di Kabupaten Agam untuk memenangkan dalam rangka 2020 ini 9 Desember mendatang adalah ketua DPW Sumbar kita Pak Hariadi,"  tutup pria berdarah Gorontalo tersebut.

Turun ke Sumbar

Sebelumnya, Minggu (22/11/2020) pukul 12.15 WIB tiba di Bandara Internasional Mianngkabau (BIM) Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa bersama Sekjen DPP PPP, Arsul Sani. Mereka turun langsung ke Sumbar untuk mengobarkan semangat kader berlambang ka'bah tersebut dalam memenangkan Mahyeldi-Audy Joinaldy di Pilkada serentak 2020.

Baca Juga : Sutan Riska, Bupati Dharmasraya Termuda dan Juga Seorang Raja

Suharso bersama rombongan disambut oleh Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumbar, Audy Joinaldy, Ketua DPW Sumbar, Hariadi yang juga merupakan Calon Bupati (Cabub) Agam dan beberapa petinggi DPW Sumbar lainnya.

Bercengkrama sebentar, Audy bersama Suharso membahas tentang Pemenangan Mahyeldi-Audy Joinaldy dalam Pilgub Sumbar 2020.

"Beliau sebagai ketua umum kita dari PPP akan membantu mengkampanyekan Sumbar dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2020. Kapasitas sebagai menteri Bappenas akan menjanjikan percepatan pembangunan seperti infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan dan pariwisata," jelas Audy usai berbincang dengan Suharso Sebelum melanjutkan kegiatan, rombongan makan siang bersama di Lamunan Ombak, Ulak Karang Selatan.

Kegiatan rombongan itu selanjutnya ialah mengadakan rapat Konsolidasi Daerah Pemenangan Pilkada Serentak 2020 di Pangeran Beach, Padang.

Momen Kebangkitan PPP

Sekretaris DPW PPP Amora Lubis mengatakan, dalam rapat kerja nasional Februari lalu di Jakarta telah diputuskan menjadikan Pilkada sebagai momen untuk kebangkitan kembali PPP di Sumbar. Karena itu sesuai dengan tahapan-tahapan Pilkada dilakukan penjaringan untuk memperoleh bakal calon yang diusung.

"Alhamdulillah dari 13 kabupaten tapi kita bisa mengusung di 11 kabupaten/kota, minus Dharmasraya karena PPP tidak punya kursi di sana dan Bukittinggi kita hanya bisa mendukung paslon independen," ujar Amora saat dihubungi Harianhaluan.com, Senin (23/11/2020).

Dari 11 calon yang diusung, sebut Amora, merupakan figur dan tokoh yang mempunyai integritas tinggi dan juga diyakini mempunyai elektabilitas tinggi ditengah-tengah masyarakat.

Termasuk pula Pilgub, kata dia, PPP mencalonkan Mahyeldi sebagai calon Gubernur dan Audy Joinaldy calon Wakil Gubernur Sumbar.

Mereka merupakan gabungan antara birokrat dengan pengusaha. Mahyeldi juga pernah beberapa kali di DPRD, sementara Audy tokoh muda milenial. Kalau digabungan kedua-duanya mereka pasangan termuda dari empat pasangan calon yang ada.

"Nah, itu semua sudah kita daftarkan dan sekarang masuk dalam masa kampanye. Kita menyusun strategi, pertama adalah ada tiga jalur upaya kita memenangkan pasangan calon ini yakni bersama-sama dengan koalisi, kalau di Sumbar diusung PKS, daerah lain dengan partai-partai koalisi lainnya," jelas Amora.

Amora menambahkan, yang kedua melalui jalur internal PPP dan ketiga memberdayakan relawan-relawan yang dibentuk oleh pasangan calon karena PPP paling banyak berbuat diinternal partai. Adapun yang telah dilalukan, kata dia, sebelum masa kampanye sudah mendeklarasikan paslon.

"Pada waktu deklarasi itu kita telah menghadirkan para kader untuk menyampaikan dan memberitahu bahwa inilah paslon yang akan kita usung di pilkada," ucap Amora.

Selain itu, sambung Amora, setelah tiba masa kampanye maka melakukan penyamaan persepsi untuk langkah-langkah pemenangan melalui rapat koordinasi Pilkada dengan menghadirkan pimpinan partai disemua kabupaten/kota dan pasangan bakal calon termasuk dari Jakarta.

"Jadi di sana dirumuskan langkah-langkah yang harus dilakukan paslon dari PPP yang maju Pilkada Sumbar 2020," ulas Amora.

Selanjutnya strategis PPP dalam menjemput kemenangan, kata Amora, dengan memberdayakan pengurus PPP baik di kabupaten/kota maupun kecamatan dalam rangka sosialisasi dan mengkampanyekan paslon.

"Bagaimana caranya, pertama kita membekali mereka dengan atribut, alat peraga kampanye (APK) untuk paslon kita. Kalau pasangan Bupati/Walikota tentu dicabang masing-masing," imbuh Amora.

Kedua, DPW turun ke DPC untuk bersama dengan pasangan calon maupun memilih salah satunya. Karena daerah Sumbar sangat lebih maka tidak mungkin setiap kegiatan dihadirkan bersama-sama antara calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Tentu tidak banyak wilayah atau titik yang bisa kita jangkau. Karena itu kita melakukan (kampanye) dengan cara PKS membawa calon Gubernur dan PPP bawa calon Wakil Gubernur," ciletuk Amora.

Selanjutnya kata Amora, kampanye yang dilakukan PPP tidak dengan mengerahkan massa besar disamping selain kondisi pandemi Covid-19, serta untuk memanfaatkan luasannya jangkau kampanye tersebut. Seperti pertemuan terbatas dengan masyarakat.

"Dengan cara mengadakan pertemuan tidak di tempat terbuka, adakalanya di rumah, kedai, dan di kelompok tani. Itu yang telah kita lakukan pemenagan PPP pada Pilkada ini," kata Amora. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]