Bejat! Bapak Ini Tega Perkosa Anak Angkatnya Baru Berusia 10 Tahun


Selasa, 24 November 2020 - 07:09:46 WIB
Bejat! Bapak Ini Tega Perkosa Anak Angkatnya Baru Berusia 10 Tahun Ilustrasi. Net

PADANG,HARIANHALUAN.COM-Tersangka SDJ (53)  terancam pidana penjara di atas 13 tahun karena diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak angkatnya yang berusia 10 tahun. 

“Kita menjerat tersangka SDJ dengan Pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D dan atau pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E undang - undang RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," kata Kapolres Simeulue, Aceh, AKBP Agung Surya Prabowo diwakili Kasat Reskrim Ipda M Rizal didampingi Kanit PPA Aipda Wardika Saputra, Selasa (23/11/2020).

Baca Juga : Ya Ampun! Ternyata Gegara Takut Diceraikan Motif Sang Istri Bantu Suami Perkosa Seorang Gadis di Bukittinggi

Menurut Aipda Wardika, berdasarkan pengakuan dari korban pencabulan, tersangka sudah melakukan pemerkosaan dan pencabulan sebanyak sepuluh kali.

Keterangan tersebut, kata dia, juga diakui oleh tersangka SDJ yang mengakui semua perbuatannya terhadap korban yang merupakan anak angkat pelaku sendiri.

Baca Juga : Pelaku Tabrak Dua Pejalan Kaki di Padang Ditangkap Polisi, Satu Korban Meninggal Dunia

Dalam keterangannya, tersangka SDJ berdalih melakukan tindak pidana persetubuhan dengan anak angkatnya tersebut sebagai bentuk kasih sayang, sehingga korban dengan mudah dibujuk rayu oleh tersangka untuk memuluskan niat buruknya kepada korban.

“Perbuatan tindak pidana tersebut dilakukan tersangka di dalam kamarnya,” kata Aipda Wardika Saputra menambahkan.

Baca Juga : Ternyata! Batubara yang Terbakar di Teluk Bayur Adalah Bahan Bakar Pengolahan CPO

 

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap fakta lain dalam peristiwa tersebut, katanya menegaskan.

Baca Juga : Ada Kebakaran di Teluk Bayur, Api Dipicu Batubara

Ada pun barang bukti yang diamankan dalam perkara ini diantaranya satu lembar baju tidur terusan anak warna kuning tanpa merek, satu lembar celana dalam warna krim motif bunga warna merah, satu lembar celana dalam anak warna hijau daun tanpa merek.

Kemudian polisi juga mengamankan satu lembar kain sarung motif kotak-kotak warna biru, satu lembar celana laki-laki warna abu-abu.

Menurut Aipda Wardika, kasus ini terungkap setelah korban yang tidak disebutkan namanya tersebut, menceritakan peristiwa pilu yang ia alami, kepada ibu gurunya di sekolah. Karena tidak terima dengan perbuatan pelaku, kemudian kasus ini dilaporkan ke polisi. (*)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]