Pesan Mendagri untuk Pemilih Pilkada: Langsung Pulang Usai Nyoblos!


Selasa, 24 November 2020 - 17:07:02 WIB
Pesan Mendagri untuk Pemilih Pilkada:  Langsung Pulang Usai Nyoblos! Tito Karnavian

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para pemilih di Pilkada serentak langsung pulang usai menggunakan hak suara pada 9 Desember 2020. Hal itu untuk mencegah kerumunan yang bisa menyebabkan penularan Covid-19.

"(Pemilih,red) Tidak ada yang berkumpul di TPS. Di TPS yang diperbolehkan hanya saksi-saksi dan pengamanan saja," ujar Tito melalui keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

Baca Juga : Sujud Syukur Usai Penetapan oleh KPU Pasbar, Ini Janji Paslon Pemenang Pilkada Pasbar 2020

Tito pun mengingatkan agar pemilih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai jadwal. Berdasarkan, hasil rapat diketahui dibagi menjadi lima kelompok, kelompok pertama pukul 07.00-08.00 pagi hingga kelompok terakhir pukul 12.00-13.00 siang.

"Pengaturan jam itu penting. Kuncinya adalah mengingatkan agar pemilih datang sesuai jam undangan, sehingga tidak terjadi pengumpulan. Selesai memilih mereka harus langsung pulang," tuturnya.

Baca Juga : KPU Pasbar Tetapkan Hamsuardi dan Risnawanto Pemenang Pilkada 2020

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), harap Tito, sudah dapat mengoordinasikan prosedur pemungutan suara sebelum hari pemungutan suara. Mulai dari cara masuk, perlengkapan untuk pemilih, penyelenggara, pengamanan dan pengawasan.

Pemilih lansia dan pemilih dengan komorbid atau memiliki penyakit bawaan juga harus diberikan perhatian khusus. Kedua kelompok pemilih ini rentan tertular Covid-19.

Baca Juga : Siap-siap! 35 Sengketa Pilkada Mulai Disidangkan di MK pada 26 Januari

"Kami menyarankan agar mereka oleh para KPPS diberikan perlakuan khusus, mungkin dengan cara dijemput, difasilitasi, masuk kelompok yang pagi biar cepat, dan semua protokol kesehatan seperti masker dan lain-lain diberikan pada mereka. Lalu, sarung tangan, dan lainnya, setelah itu pulang. Jangan ikut bergerombol, karena bahaya," ujarnya.

Tito menekankan, agar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar segera melakukan simulasi pemilihan. Selain itu, memastikan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga : Jelang Sidang di MK, KPU Solok Kembali Membuka 363 Kotak Suara

“Pada tanggal 9 Desember, inilah hari yang sangat penting, hari pencoblosan atau pemungutan suara, itu sudah ada diatur oleh KPU. Nah, mudah-mudahan KPUD segera melaksanakan simulasi bersama Forkopimda. Sehingga siapa berbuat apa itu betul betul bisa diketahui oleh para penyelenggara tempat pemungutan suara (TPS),” tuturnya.

Mantan Kapolri mengajak semua pihak mendukung kesuksesan Pilkada 2020. Di mana, tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU, namun semua kalangan masyarakat dengan mendukung menjaga ketertiban dan menerapkan protokol kesehatan.

“Mari kita dukung dengan semua kekuatan yang ada, kekuatan perlindungan masyarakat yang di bawah pemerintah daerah, Satuan Polisi Pamong Praja yang ada di bawah Pemda, rekan-rekan Polri dan juga rekan-rekan TNI karena memang situasi Pilkada kali ini belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa Indonesia,” katanya.(*)
 

Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]