Oknum TNI yang Bunuh Istri di Sumut Divonis 20 Tahun Bui dan Dipecat


Selasa, 24 November 2020 - 18:39:36 WIB
Oknum TNI yang Bunuh Istri di Sumut Divonis 20 Tahun Bui dan Dipecat Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Oknum TNI, Praka Marten Priadanata Chandra divonis bersalah membunuh istri sendiri secara berencana. Mantan anggota Korem 023/Kawal Samudera, Sumatera Utara (Sumut) ini dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan pemecatan dari keanggotaan TNI.

Pengadilan Militer I-02 Medan melaksanakan sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan atas nama Praka Marten. Dia sebelumnya didakwa dalam kasus pembunuhan berencana, di mana dia membunuh istri sendiri, dengan dibantu oleh dua orang rekannya perempuan, yang tak lain adalah selingkuhannya.

Baca Juga : Astaga! King Kobra Lepas dari Paket Pengiriman, Nyaris Bunuh Kurir

Sidang dengan Nomor Perkara: 50-K/PM.I-02/AD/IX/2020 ini digelar di ruang Sisingamangaraja XII, dan diketuai langsung oleh Kepala Pengadilan Militer I-02 Medan, Letkol Sus Sarifuddin Tarigan, SH, MH. Sementara itu Hakim Anggota masing-masing Letkol Chk Sudiyo, SH, MH, serta Mayor Sus Ziky Suryadi, SH, MH.

Sementara, penasehat hukum, Mayor Chk TB Harefa, SH, dan Serma J Nainggolan, SH, MH dari Kumrem 023/KS. Praka Marten dikenakan dakwaan primer Pasal 340 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, dengan dakwaan subsider Pasal 338 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga : Potongan Kepala Korban Sriwijaya Air Ditemukan di Pantai Kis Tangerang

"Dalam persidangan sebelumnya terdakwa dituntut oleh Oditur Militer dengan pidana pokok hukuman mati serta pidana tambahan dipecat dari dinas militer. Adapun putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim lebih ringan dibanding dengan tuntutan Oditur Militer tersebut yaitu pidana pokok penjara selama 20 tahun dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer," tulisnya.

Selanjutnya oknum TNI, Praka Marten dan Oditur Militer ditanya oleh hakim ketua, apakah menerima ataupun melakukan upaya hukum lainnya atas vonis perkara pembunuhan istrinya sendiri.

Baca Juga : Parah! Kalah Main Mobile Legends, Eks Timnas U-19 Ini Pukul Pacarnya

"Kemudian terdakwa memiliih untuk pikir-pikir, selanjutnya majelis memberi waktu 7 hari untuk menyampaikan sikapnya," tulisnya.

Setelah itu, persidangan selesai ditutup oleh Hakim Ketua. Oknum TNI tersebut langsung dibawa oleh petugas keluar dari ruang sidang kembali ke rumah tahanan militer. (*)

Baca Juga : Wah, Indonesia Pengimpor Terbesar Vaksin Covid-19 Produk China

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]