Mari Mengenal Umi Abidah, Budak Wanita Ahli Hadits


Rabu, 25 November 2020 - 07:35:33 WIB
Mari Mengenal Umi Abidah, Budak Wanita Ahli Hadits Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Umi Abidah Al-Madaniyyah, menjadi wanita budak pada jamannya yang banyak hafal hadist. Ia adalah  budak wanita yang status sosialnya meningkat karena kecerdasannya. 

Sudah menjadi hak orang yang berilmu meningkat drajatnya di disi Allah SWT seperti ditegaskan dalam surah Mujadillah ayat 11.

Baca Juga : Mendikbud: Pelaksanaan Asesmen Nasional Diundur Jadi September 2021

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat."

Abidah Al-Madaniyyah seorang hamba sahaya saat Rasulullah SAW menyebarkan ilmu tauhid di tanah Arab. Abidah dijuluki ulama dari kelangan wanita. Abidah sebutan singkatnya adalah wanita pada era Tabi’in (generasi setelah Sahabat) yang memiliki kecerdasan yang luar biasa karena bisa menghafal hadist pada usia yang masih muda. Selain kecerdasan yang luar biasa kelebihan yang dimiliki Abidah adalah tekad yang kuat untuk bisa mempelajari hadist-hadist.

Baca Juga : Beri Klarifikasi soal Siswi Non-Muslim Diminta Pakai Jilbab, Kepsek SMK 2 Padang: Kami Tidak Pernah Memaksa

Ia disanjung para ulama karena pada zamannya budak memiliki keterbatasan untuk mengeksplorasikan keinginannya. Atas kegigihannya, Abidah bisa menghafal sekitar 10 ribu hadist setelah belajar dari ulama-ulama besar di Madinah.

Setatus sosial Abidah meningkat setelah dinikahi oleh ulama besar dari Spanyol. Namanya Habib Dahhun, beliau adalah ulama yang juga banyak memiliki pengetahuan hadist. Pertemuan Habib Dahhun dengan istrinya (Abidah) ketika ia mengunjungi kota suci Yerusalem dalam perjalanan ke haji.

Baca Juga : Jangan Lupa! Politeknik Negeri Padang Gelar Sosialisasi SNMPN Senin Depan

Ketika itu Dahhun sangat terkesan dengan cara belajar Abidah. Diriwayatkan, setelah beberapa kali bertemu pada saat sama-sama belajat hadist, Abidah dibebaskan dari status budak dan dinikahi Dahhun. Ia pun dibawa ke Andalusia.

Dr Mohammad Akram Nadwi dalam bukunya “Al-Muhaddithat: The Women Scholars in Islam”  mengemukakan ada 8.000 perawi Hadits wanita yang berjasa meriwayatkan Hadits. Mohammad menempatkan urutan keempat terhadap Abidah sebagai ulama wanita yang tahu banyak tentang hadist.

Baca Juga : Surni Yanti: Lulusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang Dibutuhkan di Hotel

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]