Sebelum Ditangkap KPK, Enam Hari Lalu Edhy Prabowo Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti


Rabu, 25 November 2020 - 10:06:34 WIB
Sebelum Ditangkap KPK, Enam Hari Lalu Edhy Prabowo Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sempat sindir kebijakan Susi Pudjiastuti

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pulang kunjungan dari Honolulu, Hawai'i Amerika Serikat (AS), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dini hari tadi di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. 

Pada 19 November atau 6 hari lalu, Edhy sempat menyindir Menteri KKP terdahulu, Susi Pudjiastuti terkait kebijakan budidaya udang. Dalam acara Jakarta Food Security Summit-5 yang digelar secara daring, Edhy menyebutkan jika saat in budidaya udang di Indonesia masih belum maksimal.

Baca Juga : Lacak Harun Masiku, KPK Bentuk Tim Satgas Khusus

Padahal jika inovasinya baik maka budidaya bisa maksimal seperti di Muara Gembong, yang mampu menghasilkan 40 ton dalam 1 kali panen.Dia menyebut jika ini berpotensi besar untuk perikanan Indonesia. Edhy menyebut jika kebijakan pimpinan KKP yang dulu justru memperketat pembukaan lahan tambak udang dengan mengambil lahan mangrove.

Edhy Prabowo mengatakan, kebijakan dari pendahulunya 5 tahun yang lalu dinilai membuat sektor industri itu terhenti. Seperti diketahui, 5 tahun yang lalu KKP masih dipimpin oleh Susi Pudjiastuti .

Baca Juga : PWI Aceh Barat Tidak Gelar HPN 2021, Ini Sebabnya

"Kalau kita melihat 5 tahun lalu bagaimana para industriawan kita di sektor ini berhenti hanya karena beberapa kebijakan yang mengadu. Dihadapkan antara sustainability, keberlangsungan dengan prosperity," ucapnya.

Menurut Edhy kebijakan tersebut tidak memikirkan kemakmuran rakyat.

Baca Juga : Menko Airlangga: Vaksin Adalah Game Changer Pulihkan Ekonomi Nasional

"Sebagai misal kalau orang buka tambak selalu diperhadapkan dengan bagaimana lahannya, menebangi mangrove dan sebagainya. Padahal untuk menyejahterakan masyarakat, memberi kehidupan mereka layak, tidak perlu sampai berhektar-hektar lahan. Sementara kita lihat semua di lapangan, banyak masyarakat yang memiliki tambak lebih dari 2 hektar di luar Jawa, tapi tidak pernah produktivitasnya bisa lebih dari 1 ton," kata Edhy Prabowo. (*)

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]