Pakar Sarankan Vaksin Covid-19 yang Digunakan Nanti Sudah Terdaftar d WHO


Kamis, 26 November 2020 - 08:33:20 WIB
Pakar Sarankan Vaksin Covid-19 yang Digunakan Nanti Sudah Terdaftar d WHO Pakar Imunisasi, dr. Jane Jane Soepardi, MPH. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pakar Imunisasi, dr. Jane Jane Soepardi, MPH mengatakan, dalam merancang kampanye imunisasi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Pertama, harus punya vaksinnya terlebih dahulu. Vaksin pun bukan sembarang merek. Jadi prinsipnya negara adalah vaksin Covid-19 yang digunakan nanti sudah terdaftar di WHO.

"Faktor kedua yang perlu dipersiapkan adalah alat penyimpanannya, agar tidak cepat rusak. Ketiga adalah penentuan lokasi imunisasinya, biasanya menggunakan satu lokasi tertentu agar masyarakat mudah mengaksesnya," kata Jane Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru bertema “Tata Laksana Vaksinasi di Indonesia”, yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) melibatkan Jurnalis Ubah Laku, kemarin.

Lalu yang juga penting lainnya adalah orang yang akan diimunisasi. Kalau bisa sudah ada daftar nama yang dipegang petugas. Kemudian tambahannya adalah relawan yang membantu lalu lintas di lokasi nantinya.

Jane menekankan, dukungan penyuluhan dan sosialisasi terencana jauh-jauh hari juga harus telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan begitu nantinya yang akan datang ke lokasi imunisasi sudah siap dan mendapat informasi yang cukup mengenai program tersebut. Kemudian nantinya pelaksana program imunisasi ini harus profesional di bidangnya.

"Di setiap kali kampanye selalu ada masalah yang baru. Kalau tidak memiliki pengalaman sebelumnya akan gawat. Jadi penting sekali untuk imunisasi yang akan datang, jangan sampai orang yang tidak mengerti sama sekali dalam hal kampanye imunisasi ini diberi tugas dan tanggung jawab," ujar Jane.

Tak hanya itu, kata Jane, kader-kader imunisasi di setiap desa sudah ada dan berpengalaman melakukan pelayanan imunisasi. Sehingga kader-kader imunisasi ini harus dipakai, boleh ditambah dari unsur pramuka, karang taruna, dan petugas siskamling.

Demi menumbuhkan keyakinan bagi masyarakat tentang keamanan dan efektivitas vaksin, Jane mengatakan, masyarakat harus mengetahui vaksin jauh berbeda dengan obat. Karena vaksin akan diberikan kepada orang sehat, oleh sebab itu syarat vaksin dibuat sangat ketat.

"Jadi lebih baik jangan sampai tertular Covid-19, dan kalau kita beruntung mendapat imunisasinya, jangan ditolak, justru bersyukur kalau mendapat vaksin COVID-19," ujar Jane.

Meskipun vaksin akan datang, Jane mengimbau, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman). Mari praktikan 3M tersebut sebagai satu-kesatuan karena 3M ini satu paket. Terakhir, jangan takut diimunisasi. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]