Pengamat Nilai Deretan Catatan Negatif Gerindra Menjelang Pilgub Sumbar Akan Gerus Suara NA-IC


Kamis, 26 November 2020 - 10:10:26 WIB
Pengamat Nilai Deretan Catatan Negatif Gerindra Menjelang Pilgub Sumbar Akan Gerus Suara NA-IC Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Pengamat Politik Universitas Andalas Edi Indrizal menilai kekuatan Paslon Cagub Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri pada Pilgub Sumbar terus mengalami penurunan. Suara mereka terus tergerus lantaran banyaknya catatan negatif yang dibuat oleh Partai Gerindra menjelang pencoblosan.

Teranyar tentu penangkapan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra oleh KPK, Edhy Prabowo terkait kasus ekspor benih lobster. Menurut dia akan membawa pengaruh negatif bagi paslon Gerindra itu sendiri, Nasrul Abit-Indra Catri.

Baca Juga : Pengurus HIPMI 3 Daerah Dilantik Serentak di Payakumbuh

"Kemarin ketangkap lagi Edhy Prabowo, sebenarnya kekuatan Gerindra di Sumatera Barat terus menurun. Kaitannya dengan Pilgub, khusus NasrulAbit-Indra Catri itu dicalonkan secara tunggal, mereka keduanya ketokohannya tidak lepas juga sebagai kader Gerindra. Saya kira sedikit banyaknya ada efek negatifnya kepada kandidat yang diusung Gerindra di Pilgub Sumbar ini, nomor 2," kata Edi Indrizal kepada wartawan.

Dia menilai, suara bagi NA-IC di Pilgub Sumbar terus tergerus dikarenakan adanya rangkaian catatan negatif yang dibuat Partai Gerindra itu sendiri. Hal itu menurut dia sangat berpengaruh pada suara NA-IC, pasalnya hanya diusung tunggal oleh Partai Gerindra.

Baca Juga : Amazing! Inilah 'The Power of Emak-emak' dari Pariaman yang Bikin Takjub

Catatan tersebut dimulai pada masuknya Prabowo ke dalam pemerintahan Jokowi. Kejadian tersebut membuat masyarakat Sumbar tidak setuju karena Prabowo harapan besar masyarakat Sumbar waktu itu untuk mengganti rezim Jokowi.

"Pasti menimbulkan kekecewaan terbesar bagi Sumatera Barat khsusnya bagi pendukung Gerindra. kemudian tak lama berselang heboh juga Andre Rosiade yang terlibat dengan penggerebekan PSK, kontroversi juga," ujarnya.

Baca Juga : FOTO: Polisi Sita 49 Batang Kayu Balok Diduga Hasil Ilegal Logging

Dua bulan terakhir, Partai Gerindra juga menjadi pendukung UU Cipta Kerja yang mendapat penolakan besar dari masyarakat termasuk Sumbar. Dia mengatakan itu juga membuat tingkat kepercayaan terhadap calon yang diusung Gerindra juga menurun.

"Kurang dari dua bulan terakhir, heboh pro kontra UU Cipta Kerja, khususnya di Sumatera Barat hemat saya menggerus Gerindra juga. Gerindra dianggap secara partai bagian dari pemerintahan," jelasnya. (*)

Baca Juga : Polisi Sita 49 Batang Kayu Balok Diduga Hasil Ilegal Logging

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]