Puluhan Ribu Kayu Ilegal Disita, Belasan Sawmill Beroperasi di Kawasan Suaka Margasatwa


Jumat, 27 November 2020 - 06:59:25 WIB
Puluhan Ribu Kayu  Ilegal Disita, Belasan Sawmill Beroperasi di Kawasan Suaka Margasatwa Kapolda Riau Irjen Pol Agung setya Effendy bersama Dirjen KLJk. Ekpos ilegal logi di Hutan lindung Rimbang Baling. Terlihat barang bukti yang di amankan di KLHK Riau Jalan Subrantas. (Haluanriau.co)

RIAU,HARIANHALUAN.COM-Ribuan batang pohon dan kayu hasil illegal logging dari Suaka Margasatwa Rimbang Baling, Kampar  disita   Kepolisian Daerah Riau bersama Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Petugas juga menyita ribuan batang kayu olahan serta perlengkapan pemotong dari belasan sawmill atau tempat penggergajian pohon dari lokasi tersebut.

Praktik penggundulan hutan ini sudah berlangsung puluhan tahun dan makin marak dalam lima tahun terakhir.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, operasi pemberantasan illegal logging berlangsung lima hari. Tim gabungan menyisir sebuah lokasi di Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu. Ada 19 sawmill ditemukan pada lokasi dengan tumpukan potongan pohon sebesar drum serta olahan seperti papan dan kayu.

Pohon-pohon itu diangkut memakai truk setelah terkumpul di pelabuhan Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri. “Selanjutnya ditampung di sawmill ini untuk diolah,” ujar Irjen Pol Agung di Kantor Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatra di Pekanbaru, Kamis (26/11/2020).

Selain operasi hilir, tim terpadu juga ini juga menyisir lokasi penggundulan hutan di Rimbang Baling. Petugas menemukan pemandangan bagaimana hutan alam sudah ditebang dan dibuat jalur untuk melansir kayu. “Pohon-pohon tebangan ini dibentuk menjadi rakit lalu dihanyutkan hingga ke penampungan di Desa Gema,” sebut Kapolda.

Dalam kasus ini, Agung menyatakan belum tersangka tapi sudah ada 10 orang diperiksa intensif. Mereka dicurigai sebagai penggerak dengan membayar sejumlah orang untuk melakukan perambahan hutan.

 Menurut Agung, perambahan hutan di Rimba Baling perlu pemetaan intensif dengan berkolaborasi bersama Gakkum KLHK. Perlu didalami modus pelaku dari hulu hingga hilir termasuk pemetaan konflik di lokasi. “Mengingat selama ini ada resistensi dari pelaku ataupun pemodal dengan pengerahan massa melawan penegak hukum,” pungkas Kapolda.

Sementara itu, Dirjen Pencegahan dan Pengamanan Hutan KLHK, Sustyo Iriyono menyatakan, kejahatan lingkungan di Rimbang Baling merupakan jaringan terbesar di Riau. Mereka disebut sudah lama menjarah kawasan hutan yang tersisa di Riau.

Kata Sustyo, berdasarkan perhitungan kapasitas mesin sawmill yang ada, setidaknya ada 49.000 kubik per tahun pohon Rimbang Baling dibabat untuk dijadikan papan. “Kami akan menyidik bersama-sama agar pemodalnya ditindak tegas,” tandas Sustyo.

Terkait penyitaan ribuan kayu dan belasan alat sawmill ini, Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani menyebut, operasi dilakukan karena keresahan masyarakat di Rimbang Baling. Mereka tak rela saban hari hutannya tempat bernaung digunduli. “Apalagi kegiatan ini mengancam ekosistem, lingkungan dan kelestarian alam di Riau,” kata Rasio. (*)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]