Survei: 99 Persen Perempuan Takut Covid-19


Sabtu, 28 November 2020 - 12:20:49 WIB
Survei: 99 Persen Perempuan Takut Covid-19 Pemimpin Redaksi Femina, Petty S. Fatimah dalam diskusi public bersama Jurnalis Ubah Laku. Foto/Milna

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemimpin Redaksi Femina, Petty S. Fatimah menyebutkan, dari survei the new normal Prana Group pihaknya memperoleh data selama pandemi virus Corona atau Covid-19 tepatnya pada bulan Juni 2020 yang diikuti 1063 perempuan dengan kombinasi 33 persen teens, dan 67 persen young adult and adult.

Petty mengatakan, ada lima hal yang paling dirasakan perempuan selama pandemi Covid-19. Pertama, sangat khawatir terhadap perkembangan Covid-19, 99 persen perempuan mengatakan gelisah dan takut terhadap yang terjadi dari Covid-19 baik bagi dirinya maupun keluarganya.

Kedua, perempuan ingin mengetahui apa yang dilakukan pemerintah untuk menyelesai kasus Covid-19. Ketiga, perempuan butuh ilmu baru untuk mendidik anak di rumah. Lantaran, menjadi guru bukan sesuatu yang gampang karena tidak semua orang mempunyai kesabaran yang luar biasa dimiliki bapak/ibu di sekolah.

Pettty menyentil jika berbicara tentang kekerasan terhadap anak dalam rumah mungkin tanda sadar ada ayah dan ibu melakukan kekersan terhadap anaknya karena tidak sabar mendidik mereka. Itu perempuan gelisah terhadap hal ini.

"Keempat, work for home (WFH) yang efektif. WFH itu kelihatannya gampang kita bisa bekerja pakai piyama dan daster. Tapi ketika kita harus mengelolal kim kemana-mana, itu bukan sesuatu yang mudah," ujar Petty saat diskusi public via zoom Jurnalis Ubah Laku bersama BBC Action, Dewan Pers dan Kementerian PPPA dengan tema Pandemi Covid-19 dan Perlindungan Terhadap Perempuan, Bagaimana Peran Pers?, kemarin.

Kelima, perempuan ingin tahu cara mengatasi konflik yang semakin banyak didalam rumah. Konflik bisa menjadi besar diantara anggot keluarga karena mereka selalu berkumpul bersama-sama, sehingga ini menjadi suatu kondisi yang sangat menekan keluarga.

"Situasi itu sangat menimbulkan stres dan intens sehingga apa pun bisa terjadi, 52 persen perempuan mengatakan rindu interaksi sosial," ujar Petty.

Sebelumnya pada Bulan April 2020, Prana Group juga melakukan survei Dampak corona pada dunia usaha dengan N: 350. Jawabannya mereka ingin belajar dari beberapa sumber. 71 persen Whatsapp Group, 50 persen live stream, 63 persen webinar, 15 persen newsletter dan 12 persen podcast.

“Bahwa Femina mengubah konten di masa pandemi ini. Dasar pemikirannya adalah Femina sebagai sumber informasi, inspirasi dan solusi. Femina membuat multikanal,” tegas Petty soal program Femina Media usung terobosan baru. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]