Nazrizal: Penerima Kartu Prakerja di Sumbar Tidak Bisa Menerima Bantuan Subsidi Upah


Sabtu, 28 November 2020 - 12:28:06 WIB
Nazrizal: Penerima Kartu Prakerja di Sumbar Tidak Bisa Menerima Bantuan Subsidi Upah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar, Nazrizal. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar, Nazrizal menegaskan, bagi pekerja yang sudah bergabung di program Kartu Prakerja tidak bisa lagi mendapatkan manfaat Bantuan Subsidi Upah (BSU).

"Bantuan subsidi-subsidi ini memang dijaring sedemikian rupa sehingga orang tidak mendapatkan manfaat pada program yang berbeda sekaligus. Jadi untuk subsidi upah ini, bagi yang sudah dapat kartu prakerja sudah tidak bisa lagi dapat (BSU)," kata Nazrizal dalam webinar KPCPEN dengan tema Manfaat BSU bagi Pekerja di Masa Pandemi, kemarin.

Baca Juga : Pengurus HIPMI 3 Daerah Dilantik Serentak di Payakumbuh

Nazrizal menjelaskan, jika indikator utama untuk mendapatkan program bantuan tersebut nomor induk kependudukan maka sistem akan langsung melakukan penjaringan. Sehingga jika mereka pada program kartu prakerja maka diprogram BSU tidak dapat.

"Jadi kalau belum daoat diprogram lain, kan BSU-nya dapat. Kan begitu, tapi orang-orang kan maunya semua dapat (bantuan), saya pun kalau boleh juga mau seperti itu," seloroh Nazrizal.

Baca Juga : Amazing! Inilah 'The Power of Emak-emak' dari Pariaman yang Bikin Takjub

Kendati demikian, Nazrizal melihat sampai kondisi sekarang masyarakat sudah mulai memahami. Sebab kalau dulu masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya kenapa tidak dapat bantuan.

Menanggapi hal itu, menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jasman Rizal, yang terpenting sekarang ini perlu memaksimalkan pendataan penerima bantuan dari pemerintah. Bagi belum masuk kedalam data bantuan akan segera ditindaklanjuti.

Baca Juga : FOTO: Polisi Sita 49 Batang Kayu Balok Diduga Hasil Ilegal Logging

"Tetapi intinya adalah pemerintah tidak akan pernah merugikan masyarakatnya sendiri. Kita akan berupaya semaksimalkan mungkin apapun yang diperlukan masyarakat," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Sumbar itu.

Jasman pun mengakui, pernah terjadi gonjang-ganjing terkait data bantuan. Dia berharap data valid dari Kabupaten/Kota betul-betul diberikan ke Pemprov Sumbar dengan sebaik-baiknya, dengan begitu maka perlu dilakukan pendataan ulang.

Baca Juga : Polisi Sita 49 Batang Kayu Balok Diduga Hasil Ilegal Logging

"Karena waktu itu orang yang meninggal masih masuk lagi. Apapun masukan dari masyarakat kita coba tindak lanjuti, yang terpenting adalah masyarakat jangan sampai merugi," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]