Harapan Tampuak Pahimpunan Silek Tradisi Solsel kepada Kepala Daerah: Libatkan Pandeka dalam Pelestarian Budaya


Sabtu, 28 November 2020 - 13:32:29 WIB
Harapan Tampuak Pahimpunan Silek Tradisi Solsel kepada Kepala Daerah: Libatkan Pandeka dalam Pelestarian Budaya Ilustrasi

PADANG ARO, HARIANHALUAN.COM - Tampuak (Ketua) Pahimpunan Silek (silat) tradisi Solok Selatan (Solsel) Attila Majidi Dt.Sibungsu mengatakan dalam upaya pelestarian wisata adat budaya perlu melibatkan pandeka (pendekar). 

"Sudah saatnya Pemkab Solsel memberikan ruang dan perhatian penuh terhadap sasaran silek dan para pandeka di kabupaten ini. Termasuk pelibatan para pandeka sebagai parik paga dalam nagari dan penjaga atau sasampiang penghulu harus lebih ditonjolkan lagi," katanya, pada harianhaluan.com, Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga : Pelantikan Pemuda Dewan Da’wah Solsel, Jimmi: Gencarkan Dakwah di Medsos, Berantas Hoaks

Pihaknya mengakui bahwa selama ini pemerintah dan sebagian masyarakat lupa terhadap silat tradisi dan seni budaya lokal.

"Ke depan seharusnya pemerintah lebih fokus melibatkan para pandeka dalam penyelesaian konflik ringan di nagari. Lebih sering melibatkan sasaran silek dan kegiatan budaya dan wisata. Kegiatan festival silek tradisi sudah harus menjadi agenda rutin," ujarnya.

Baca Juga : Mentawai Jadi Daerah Terakhir yang akan Jemput Vaksin Covid-19 Tahap II

Atilla Majidi Dt.Sibungsu mengaku, baru beberapa bulan diamanahkan sebagai Tampuak Pahimpunan Silek Tradisi Solsel, tapi pihaknya berjanji akan menjaga kekayaan budaya silek tradisi di kabupaten itu. 

"Kunjungi sasaran silek, beri motivasi. Sering kali saya mendengar keluhan jika memenuhi undangan kebudayaan dari daerah lain para pandeka ini kesulitan mencari biaya. Untuk menjaga tetap lestari sekitar 30-an sasaran silek tradisi di Solsel masih rutin melakukan latihan," bebernya.

Baca Juga : Hutama Karya Tegaskan Tidak Ada Penghentian Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Hanya...

Menurutnya, filosofi silek adalah penjaga diri sendiri dan parik paga dalam nagari, pertahanan dari ancaman luar. "Namun silek Minang juga sering dipadukan dalam bentuk kesenian tradisional seperti randai dan tarian," katanya.

Dalam suasana Pilkada ini, imbuhnya, silaturahmi dengan pasangan calon kepala daerah perlu dilakukan agar memiliki persepsi dan tujuan sama dalam menjaga dan mengembangkan silek tradisi di Solsel.

Baca Juga : Tiga Ruas Jalan Provinsi Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

Dia berharap kepada kepala daerah Solsel kedepannya mampu untuk lebih fokus membina sasaran silek tradisi, dengan bentuk melakukan pendataan lokasi, nama sasaran dan jumlah murid serta tuo silek. Kemudian, memberikan bantuan pakaian silek dan menganggarkan kegiatan keluar bagi pandeka mengikuti kegiatan di luar daerah.

Selanjutnya, menganggarkan kegiatan festival silek tradisi rutin di Solsel. Serta, melibatkan pandeka dalam penyelesaian konflik ringan di nagari. "Terakhir melibatkan pandeka dalam kegiatan kebudayaan dan wisata di Solsel," katanya. (*)

Reporter : Jefli | Editor : Nova Anggraini
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]