Luluskan 5.755 SDM Industri, Kemenperin Kembangkan 'Skills for the Future'


Sabtu, 28 November 2020 - 17:00:26 WIB
Luluskan 5.755 SDM Industri, Kemenperin Kembangkan 'Skills for the Future' Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S.A. Cahyanto.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaksanakan wisuda secara serentak terhadap seluluh lulusan unit pendidikan yang berada dibawah naungannya, Sabtu (28/11/2020). Wisuda nasional yang mengusung tema “Skills for the Future” ini meluluskan sebanyak 1.889 siswa SMK serta 3.866 mahasiswa politeknik dan akademi komunitas tahun ajaran 2019/2020.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S.A. Cahyanto menyampaikan, serapan lulusan pendidikan vokasi di dunia kerja pada tahun 2019 sebesar 81,89% untuk SMK dan 51,91% untuk perguruan tinggi.

Sedangkan pada tahun 2020, serapan lulusan pendidikan vokasi di dunia kerja sebesar 75,70% untuk SMK dan 47,85% untuk perguruan tinggi.

“Pencapaian tersebut tentunya didukung oleh kualitas pengajar yang baik,” tuturnya.

Para lulusan wisuda nasional ini telah mengikuti prosedur kelulusan yang dipersyaratkan dalam bentuk ujian tulis, ujian kompetensi dan sertifikasi kompetensi walaupun di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda.

Di samping itu, dukungan BPSDMI dalam pengembangan dan peningkatan kapasitas guru vokasi di lingkungan Kemenperin dapat dilihat melalui penyediaan pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi yang bekerjasama dengan institusi pendidikan vokasi baik di dalam negeri maupun luar negeri, seperti Singapura, Australia dan Jepang.

“Hingga tahun-tahun mendatang, Indonesia akan mengalami bonus demografi, dengan pemuda-pemuda produktif akan mendominasi penduduk Indonesia. Bonus demografi ini merupakan modal penting bagi kami untuk menyiapkan SDM industri yang kompeten dan berdaya saing untuk mendorong percepatan hilirisasi industri demi program subtitusi impor,” tutur Eko.

Guna memenuhi kebutuhan SDM yang kompeten, Kemenperin juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencetak lulusan pendidikan vokasi yang dibutuhkan di era industri 4.0.

Kepala BPSDMI Eko  S.A. Cahyanto menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan, seperti menerapkan kurikulum sesuai kebutuhan industri, menjalin kerjasama dengan pelaku usaha serta meningkatkan sarana dan prasarana unit-unit pendidikan vokasi. Saat ini Kemenperin memiliki 21 unit pendidikan vokasi yang terdiri atas 9 SMK/SMTI dan SMAK, 10 politeknik dan 2 akademi komunikas.

Unit pendidikan vokasi tersebut tersebar di  Pulau Jawa maupun luar Jawa. Salah satu Unit Pendidikan yang mengikuti wisuda nasional tersebut adalah adalah Politeknik ATI Padang.

"Harapan saya, Politeknik ATI Padang selalu meng-update perkembangan teknologi sebagai penunjang materi perkuliahan sehingga menghasilkan lebih banyak lulusan yang kompeten dan siap kerja,” ungkapnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]