Rocky Gerung Sebut PDIP ‘Cuci Tangan’ Atas Andreau Misanta Pribadi


Ahad, 29 November 2020 - 00:54:08 WIB
Rocky Gerung Sebut PDIP ‘Cuci Tangan’ Atas Andreau Misanta Pribadi Staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, yaitu Andreau Misanta Pribadi (AMP). Foto: Instagram @andreau_pribadi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerhati politik Rocky Gerung menilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) cuci tangan atas kadernya yang terlibat kasus suap perizinan ekspor benih lobster dan menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Rocky membuat penilaian begitu karena PDIP menyatakan bahwa Andreau Misanta Pribadi tak aktif lagi dalam kegiatan keorganisasian PDIP.

Baca Juga : Begini Langkah Kongkrit Partai Gelora Bantu Korban Banjir Kalsel

Dia menilai itu aneh karena jika secara individual Andreau menjadi staf khusus, itu sangat tidak mungkin. Posisi staf khusus biasanya diisi oleh sosok yang dekat dengan Menteri dan tidak mungkin tak ada unsur politik di dalamnya.

"Begitu nama kader PDIP disebut, reaksi pertama PDIP adalah [mengatakan] dia tidak lagi aktif dalam kepartaian, dia secara individual pergi direkrut Kementerian Perikanan. Bagaimana mungkin, apa kapasitasnya dia sehingga direkrut Menteri Edhy," kata Rocky dalam akun Youtube-nya yang dikutip dari Viva.co.id, Minggu (29/11/2020).

Baca Juga : Hendri Septa Pimpin PAN, Zulkifli Hasan: Rancak Bana

Jika dilihat dari perjalanan kariernya, Andreau merupakan sosok yang menjadi calon anggota legislatif alias caleg dari PDIP tetapi tidak terpilih.

Rocky mengaku heran jika sosok yang gagal dalam pemilu legislatif tapi justru direkrut oleh Edhy Prabowo. Rocky mencurigai PDIP mengeluarkan pernyataan yang bersifat bohong dengan mengatakan Andreau tak aktif lagi dalam kepartaian.

Baca Juga : Musda X Golkar Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir Pimpin DPD II Golkar

Mestinya PDIP mampu lebih bersikap berani mengakui kadernya dan kesatria dengan bertanggung jawab atas kesalahan kadernya. Sikap itu akan lebih diapresiasi oleh publik.

"Jadi, berbohong itu menjadi semacam kesimpulan utama hari ini untuk menghindar dari tatapan publik. Kan kalau PDIP bilang, ya, kami bertanggung jawab, lebih mudah diterima kalimat itu daripada [menyatakan] ‘Dia memang kader tapi tak lagi aktif'. Tapi kan itu mau cuci tangan, sebetulnya," ujarnya. (*)

Baca Juga : Jalin Komunikasi Antar Partai, PKS Sawahlunto Mulai Incar Kursi Kepala Daerah

Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]