Gubernur: Jangan Cari Investasi yang Tak Sesuai Kondisi Geografis dan Demografis di Sumbar


Ahad, 29 November 2020 - 01:45:49 WIB
Gubernur: Jangan Cari Investasi yang Tak Sesuai Kondisi Geografis dan Demografis di Sumbar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berpesan kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar jangan sampai mencari investasi yang tidak sesuai dengan kondisi geografis dan demografis yang ada di provinsi ini. Sebab bisa merugi dan gagal, termasuk juga investasi padat karya.

"Kalau investasi padat karya gajinya berkisar UMR dan orang Minang rasanya tidak mau, daripada dapat gaji Rp2,4 juta mending dagang aqua ditepi jalan dan buka kedai di rumah bisa dapat lebih (penghasilan," saran Irwan dalam webinar Peluang dan Tantangan Investasi di Sumbar, kemarin.

Maka dari itu, Irwan mengatakan, investor ingin mencari keuntungan sedangkan usaha menjadi persyaratannya. Meski demikian, investor di Sumatera Barat peluangnya besar. Jika berbicara energi terbarukan, Sumbar paling banyak persentase energi terbarukan dibandingkan provinsi lain.

"Ini banyak (investasi energi terbarukan), panas bumi masih ada beberapa titik ada di Pasaman, Solok. Begitu juga untuk air PLTA, PLTM PLTMH, cuma masalah untuk listrik ini kita sudah berlebih, picsation membutuhkan 500 megawath sementara Sumbar sudah menghasilkan 700 megawath," sebut Irwan.

Meskipun kata Irwan, jumlah tersebut memasuk great nasional yang bisa dikirim ke Sumatera Utara bagian Selatan tetapi PLN kadang kala tidak mau membuat suatu perjanjian untuk membeli listrik dari pengembang. Lantaran, PLN melihat Sumbar tidak membutuhkan.

"Tapi ini suatu kondisi yang mungkin bisa push karena Sumatera masih membutuhkan listrik. Ini contoh investasi dibidang energi terbarukan," kata Irwan.

Sementara dibidang pariwisata, tambah Irwan, dalam kondisi Covid-19 mungkin kunjungan wisatawan berkurang namun saat ini sudah mulai kembali naik. Maka ini kondisi yang perlu dikembangkan di Sumbar karena potensi pariwisata ini banyak dari hulu ke hilir.

"Bisa buat resort, hotel, restoran sampaikan kepada hilirnya masih memungkinkan untuk mendatangkan investor," ujar Irwan.

Kemudian sektor perdagangang, sambung Irwan, masih memungkinkan dengan bergerak pariwisata di Sumbar maka perdagangan msih memungkinkan untuk dikembangkan investasinya.

"Terkait dengan perinzinan kita ada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bisa mempercepat, mempermudah perizinan invetasi," tambah Irwan.

Lebih lanjut, kata Irwan, jika ada tantangan mengenai tanah ulayat bisa diatasi dengan cara sosialisa yang baik kepada masyarakat setempat. Dia yakin jika rasional dan pendekatan baik dengan menghargai mereka, mendatangi pasti masyarakat akan menerima.

"Apalagi ini untuk kepentingan bersama, dengan sosialisasi akan menjadi jalan keluarnya. Jadi itulah peluang dan tantangan yang dihadapi saat investasi di Sumatera Barat," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]