Imbas Swab Test Habib Rizieq Tertutup, RS UMMI Terancam Ditutup


Ahad, 29 November 2020 - 07:35:18 WIB
Imbas Swab Test Habib Rizieq Tertutup, RS UMMI Terancam Ditutup RS UMMI Bogor

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Polemik Pemimpin FPI Habib Rizieq Syihab mulai memasuki babak baru. Saat ini, polemik itu menular antara Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan Rumah Sakit UMMI Kota Bogor yang dikabarkan terus memanas. RS UMMI yang dianggap menutupi hasil tes swab Pemimpin FPI Habib Rizieq Syihab terancam akan ditutup Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Habib Rizieq diketahui sudah dirawat di RS UMMI sejak hari Rabu (25/11). Satgas COVID-19 Kota Bogor mengasumsikan Habib Rizieq sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Corona, mengingat munculnya klaster Petamburan. Sehingga perlu dilakukan swab.

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengatakan RS UMMI Bogor tak kunjung memberikan informasi ataupun klarifikasi mengenai tes swab terhadap Habib Rizieq. Pemkot Bogor menilai RS UMMI tidak terbuka atas kewajiban sebuah rumah sakit melaporkan semua data informasi hasil swab.

"Mereka tidak terbuka padahal kewajiban RS melaporkan semua data informasi hasil swab ke database all record Kemenkes RI," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada detikcom, Sabtu (28/11).

"Justru hal tersebut di atas terkait dengan belum adanya informasi dan klarifikasi pihak rumah sakit (RS) atas keterangan pengambilan spesimen HRS oleh pihak di luar RS dan Dinkes Kota Bogor," sambung Dedie.

Tertutupnya informasi hasil tes swab Habib Rizieq di RS UMMI membuat Satgas Covid-19 Kota Bogor berang. Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor, Agustian Syah, mengancam akan menutup RS UMMI jika tetap bersikukuh menutupi data hasil swab Habib Rizieq.

Agustian mengatakan merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 107 tentang PSBMK Kota Bogor ada sanksi bagi badan usaha yang kedapatan menghalangi upaya proses penegakan peraturan dalam menangani wabah penyakit menular. Sanksi maksimal bisa berupa penutupan izin usaha.

"Ini dapat dikenakan sanksi sampai maksimalnya penutupan izin usaha. Jadi ada sanksi yang melekat pada nanti Rumah Sakit UMMI apabila tetap bersikukuh tidak mau melaporkan hasil swab dari pasien tersebut kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor," kata Agustian, kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Sabtu (28/11/2020).

Agus menegaskan seharusnya pihak RS UMMI memiliki itikad baik untuk bisa bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor agar melaporkan data pasien yang dirawatnya. Sementara, RS UMMI menutupi data hasil swab tes dari Habib Rizieq.

"Tapi berikutnya ada di rumah sakit, sejauh mana rumah sakit punya niat baik bekerja sama, berkoordinasi, bersinergi dengan Satgas Covid Kota Bogor. Karena ada kewajiban rumah sakit untuk melaporkan setiap pasien yang dirawat di rumah sakitnya, terutama yang telah melakukan swab tes," pungkasnya.

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]